Pacar Pemuda Bucin Bantul Juga Diamankan Polisi

Pradito Rida Pertana - detikJateng
Senin, 14 Feb 2022 18:05 WIB
Rumah DRS di Bantul
Rumah pemuda bucin di Bantul (Foto: Pradito Rida Pertana/detikJateng)
Bantul -

Polisi menetapkan pemuda inisial DRS (24) sebagai tersangka karena menjual perabot milik ibunya lagi di Bantul. DRS diringkus bersama sang pacar saat berada di rumahnya.

"(DRS) Sudah kami amankan kemarin Minggu (13/2) saat yang bersangkutan pulang ke rumahnya (Pundong)," kata Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Archye Nevadha kepada wartawan di Bantul, Senin (14/2/2022).

"Pada saat mengamankan juga kami mendapati pacar dari yang diduga pelaku tersebut, dan kami bawa ke kantor untuk pemeriksaan lebih lanjut. Ini (pacar yang diamankan bersama DRS) masih pacar yang sama," ucapnya.


"Saat ini terduga pelaku sudah kami tetapkan tersangka," kata Archye kepada wartawan di Bantul, Senin (14/2/2022).

Polisi saat ini telah menetapkan DRS sebagai tersangka dan ditahan di rutan Polres Bantul. Sementara untuk status pacar DRS, Archye menyebut sebagai saksi. Pacar DRS dimintai keterangannya terkait perbuatan DRS.

"Status pacarnya masih saksi. Karena biar bagaimanapun pacarnya itu ya mengetahui terkait tindakan yang dilakukan oleh pelaku," ujarnya.

Archye mengungkapkan, hasil pemeriksaan sementara, DRS mengaku telah menjual dua perabotan milik ibunya. Pertama adalah meja dan yang kedua adalah kompor gas pemberian Bupati Bantul.

"Dia membawa kompor tersebut, kemudian menjualnya pada saat perjalan ke tempat pacarnya di Jawa Timur. Kalau uangnya itu dari keterangan sudah digunakan (DRS) untuk kebutuhan pribadi dan untuk membelikan barang untuk pacarnya," ucapnya.

Oleh sebab itu, untuk motifnya, Archye menyebut masih sama dengan sebelumnya yakni memenuhi kebutuhan sehari-hari dan ingin memanjakan pacar.

"Dia (DRS) ini tidak memiliki penghasilan, tapi dia ingin membahagiakan pacarnya," ujarnya.

Atas perbuatannya, DRS disangkakan pasal 363 KUHP juncto pasal 367 ayat 2 KUHP juncto pasal 65 ayat KUHP ayat 1. Merujuk pasal berlapis tersebut, DRS terancam hukuman 9 tahun penjara.

Untuk diketahui, DRS sempat diamankan Polres Bantul pada November 2021 gegara menjual perabotan rumah milik ibunya, Paliyem. DRS juga mempreteli genting rumah yang kemudian juga dijual. Aksinya itu demi mendapat uang untuk memanjakan pacarnya.

Saat itu Paliyem yang membuat aduan ke polisi. Namun beberapa pihak sempat mencoba mendamaikan Paliyem dengan anaknya, termasuk Bupati Bantul Abdul Halim Muslih. Hingga akhirnya Paliyem memutuskan mencabut aduan, tapi ternyata, DRS kembali berulah dan kini kembali ditangkap polisi lagi.



Simak Video "Penampakan Rumah yang Perabotnya Dijualin Pria Bucin Bantul"
[Gambas:Video 20detik]
(rih/ams)