Pemuda Bucin Bantul Jual Perabot Ibu Ditetapkan Tersangka

Pradito Rida Pertana - detikJateng
Senin, 14 Feb 2022 17:58 WIB
Pemuda bucin Bantul, inisial DRS (kiri), ditangkap polisi, Minggu (13/2/2022).
Pemuda bucin Bantul inisial DRS ditangkap polisi, Minggu (13/2/2022). Foto: dok. Satreskrim Polres Bantul
Bantul -

Pemuda inisial DRS (24) kembali ditangkap polisi setelah kembali menjual perabot rumah milik ibunya di Bantul. Pemuda yang nekat menjual perabot rumah demi kekasih alias bucin itu sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Archye Nevadha mengatakan DRS telah diamankan Minggu (13/2) kemarin.

"Saat ini terduga pelaku sudah kami tetapkan tersangka," kata Archye kepada wartawan di Bantul, Senin (14/2/2022).


Selain itu, saat ini polisi telah melakukan penahanan terhadap DRS. Hal tersebut sebagai tindak lanjut penanganan kasus yang dilaporkan ibu DRS, Paliyem, pada Sabtu (12/2) lalu.

"Dan untuk DRS sudah ditahan di rutan (ruang tahanan) Polres Bantul," ucapnya.

Archye mengungkapkan, hasil pemeriksaan sementara, DRS mengaku telah menjual dua perabot milik ibunya. Pertama adalah meja dan yang kedua adalah kompor gas pemberian Bupati Bantul.

"Dia membawa kompor tersebut, kemudian menjualnya pada saat perjalanan ke tempat pacarnya di Jawa Timur. Kalau uangnya itu dari keterangan sudah digunakan (DRS) untuk kebutuhan pribadi dan untuk membelikan barang untuk pacarnya," ucapnya.

Oleh sebab itu, untuk motifnya, Archye menyebut masih sama dengan sebelumnya yakni memenuhi kebutuhan sehari-hari dan ingin memanjakan pacar.

"Dia (DRS) ini tidak memiliki penghasilan, tapi dia ingin membahagiakan pacarnya," ujarnya.

Atas perbuatannya, DRS disangkakan pasal 363 KUHP juncto pasal 367 ayat 2 KUHP juncto pasal 65 ayat KUHP ayat 1. Merujuk pasal berlapis tersebut, DRS terancam hukuman 9 tahun penjara.

"Anak dari ibu Paliyem melakukan tindak pidana yaitu pencurian dalam keluarga dan pencurian dengan pemberatan. Maka kami kenakan pasal berlapis dengan 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (curat), karena anak tersebut sempat memecah kaca untuk bisa masuk dalam rumah dan mengambil meja," ucapnya.

Untuk diketahui, DRS sempat diamankan Polres Bantul pada November 2021 gegara menjual perabot rumah milik ibunya, Paliyem. DRS juga mempreteli genting rumah yang kemudian dijual. Aksinya itu demi mendapat uang untuk memanjakan pacarnya.

Saat itu Paliyem yang membuat aduan ke polisi. Namun beberapa pihak mencoba mendamaikan Paliyem dengan DRS, termasuk Bupati Bantul Abdul Halim Muslih. Hingga akhirnya Paliyem memutuskan mencabut aduan. Tapi ternyata, DRS kembali berulah dan kini kembali ditangkap polisi.



Simak Video "Penampakan Rumah yang Perabotnya Dijualin Pria Bucin Bantul"
[Gambas:Video 20detik]
(rih/ams)