Keroyok Korban Salah Sasaran, 4 Pelajar di Magelang Ditangkap

Eko Susanto - detikJateng
Jumat, 28 Jan 2022 18:13 WIB
4 Pelajar Tersangka Pengeroyokan ditangkap Polresta.
4 Pelajar Tersangka Pengeroyokan ditangkap Polresta. (Foto: Eko Susanto/detikJateng)
Magelang -

Empat pelajar pelaku pengeroyokan ditangkap Polres Magelang Kota. Dari tangan para tersangka, polisi menyita dua bilah celurit. Pengeroyokan salah sasaran itu terjadi di Jalan Diponegoro Kota Magelang pada Senin lalu (24/1/2022).

Kasat Reskrim Polres Magelang Kota AKP M Arifin mengatakan, 4 tersangka yang diamankan itu berinisial MRC (18), warga Kecamatan Candimulyo Kabupaten Magelang, ACW (18), warga Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang, RY (18), warga Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang, dan DD (18), warga Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang.

"Mereka ini melakukan pengeroyokan terhadap, korban AH (21), warga Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang pada, Senin (24/1) sekitar pukul 15.00 WIB," kata Arifin kepada wartawan, Jumat (28/1/2022).

Arifin menerangkan, kronologi pengeroyokan itu berawal saat korban pulang kerja naik sepeda motor dari Tempuran menuju rumah temannya di Secang. Saat melintas di Jalan Diponegoro, korban sempat berhenti karena lampu APILL menyala merah.

Saat lampu APILL menyala hijau, sebelum sempat menarik gas motornya, korban dihentikan oleh sekelompok remaja.

"Mereka mengira korban adalah salah satu murid SMK sambil mengatakan 'dayak, dayak'. Terus memberikan isyarat kepada teman-temannya untuk mendekati korban dan terjadi pengeroyokan," kata Arifin.

Akibat dikeroyok tersebut, korban terjatuh dari sepeda motornya. Kemudian, korban berusaha lari untuk menyelamatkan diri dari pengeroyokan tersebut.

"Beberapa remaja yang terkumpul itu ada yang sempat mengeluarkan celurit. Korban sempat melihat, karena merasa ketakutan akhirnya berusaha untuk melarikan diri atau meninggalkan TKP," tuturArifin.

Menurut Arifin, korban tidak kenal dan tidak pernah punya masalah dengan empat pengeroyoknya. Sehingga korban melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polsek Magelang Tengah.

"Tim Resmob bersama unit Reskrim Polsek Magelang Tengah lalu mengumpulkan informasi, keterangan dari saksi-saksi. Akhirnya dapat ditangkap para tersangka atau orang-orang yang diduga terlibat dalam pengeroyokan tersebut," ujar Arifin.

Karena tersangkanya masih di bawah umur dan masih bersekolah, Arifin menambahkan, nantinya akan diberlakukan UU Peradilan Anak.

"Kita akan berlakukan peradilan anak. Bagaimana proses kelanjutannya, apakah akan diversi atau ke pengadilan, nanti menunggu proses lebih lanjut," kata Arifin.



Simak Video "Warga Bubarkan Siswa SMP di Bekasi yang Hendak Tawuran"
[Gambas:Video 20detik]
(dil/sip)