Kalender Jawa Selasa Legi 23 Juni 2026: Saatnya Tagih Utang

Penanggalan Jawa

Kalender Jawa Selasa Legi 23 Juni 2026: Saatnya Tagih Utang

Tim detikJateng - detikJateng
Selasa, 23 Jun 2026 06:00 WIB
Kalender Hijriah Juni 2026
Kalender Hijriah Juni 2026. Foto: Dok. Kalender Hijriah Kemenag RI
Solo -

Hari ini, Selasa (23/6/2026) bertemu dengan pasaran Legi. Dalam penanggalan Jawa, hari ini juga bertepatan dengan 7 Sura 1960, berada di Tahun Be, Windu Sancaya dan Wuku Kuningan.

Selasa Legi

Weton (hari kelahiran) Selasa Legi memiliki neptu 8. Pada umumnya, pemilik weton ini baik budi pekertinya, selalu ingin mendapatkan kemajuan, rajin bekerja, tinggi cita-citanya. Hanya saja sewaktu-waktu kekeh dengan pendiriannya yang belum tentu benar. Ingin menang sendiri, suka mencampuri urusan orang lain dan terkadang juga cemburu.

Pangarasan

Pangarasan pada hari ini Lakuning Geni. Artinya, ada kecenderungan temperamental, emosional, mudah marah dan naik pitam, dan juga pemberani.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pancasuda

Sedangkan Pancasuda pada weton ini adalah Wasesa Segara. Ini dapat dimaknai bahwa watak positifnya bagaikan lautan, yakni amot ujar ala becik (Jika dicaci tidak benci, jika disanjung tidak sombong). Selain itu sifat pemurah, pemaaf, berwibawa, berwawasan luas dan bertanggung jawab mendominasinya.

ADVERTISEMENT

Wuku Kuningan

Wuku Kuningan, lambang dewanya Bathara Endra, sifatnya memiliki kelebihan dan keluhuran, tinggi derajatnya. Pohonnya Wijayakusuma, berwajah tampan rupawan, tetapi tidak suka di keramaian. Burungnya urang-urangan, serba cepat dalam bekerja, tetapi pelit.

Bagaikan air terjun, banyak bicara, banyak bohongnya, jika di berikan nasihat atau masukan tidak diterima. Lambangnya lata paruthul atau batang pohon yang patah, wataknya cenderung melarat dan mudah terserang penyakit.

Bahayanya jika diamuk. Kala ada di selatan, maka selama tujuh hari di wuku ini tidak baik pergi ke arah selatan untuk aktivitas yang sangat penting.

Selasa Legi Wuku Kuningan

Pada hari Selasa Legi di wuku ini sifatnya rahayu, baik untuk menagih utang karena berpeluang akan segera mendapatkan hasil atau terlunasi uang yang dipinjam tersebut.

[Diasuh oleh Ki Totok Yasmiran, ahli penanggalan Jawa dari Museum Radyapustaka Solo. Tayang rutin di detikJateng setiap pagi. Temukan wetonmu DI SINI]



(alg/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads