Kalender Jawa Minggu Wage 1 Februari 2026: Weca Rahayu

Penanggalan Jawa

Kalender Jawa Minggu Wage 1 Februari 2026: Weca Rahayu

Tim detikJateng - detikJateng
Minggu, 01 Feb 2026 10:17 WIB
Kalender Jawa Minggu Wage 1 Februari 2026: Weca Rahayu
Ilustrasi bersedekah. Foto: iStock
Solo -

Hari ini, Minggu (1/2/2026) bertemu dengan pasaran Wage. Dalam penanggalan Jawa, hari ini juga bertepatan dengan 13 Ruwah 1959, berada di Tahun Dal, Windu Sancaya dan Wuku Wuye.

Weton

Weton (hari kelahiran) Minggu Wage atau Ahad Wage memiliki neptu 9. Pada umumnya pemilik weton ini perangainya suka menolong dengan tulus ikhlas. Oleh karena pembawaannya yang penyabar dan manis tutur katanya, tak mengherankan jika ia mempunyai banyak sahabat.

Pangarasan

Pangarasan pada weton ini adalah Lakuning Angin. Wataknya peduli terhadap segala kondisi, pandai mengambil hati orang tetapi menakutkan jika sedang marah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pancasuda

Sedangkan Pancasuda, Satriya Wibawa. Artinya, dihormati orang karena kemuliaan dan keluhurannya.

ADVERTISEMENT

Wuku Wuye

Lambang dewanya Bathara Kuwera, sifatnya mudah tersinggung dan ngambek, mudah tergiur. Kedua kakinya tercelup di air, sifatnya dapat menyiram atau membuat teduh hati orang lain. Selalu berhati-hati, tetapi agak mudah putus asa.

Gedungnya menghadap ke atas, sifatnya terlalu boros serta merelakan apa yang dimiliki, tetapi agak cenderung mudah menyenangi sesuatu.

Pohonnya tal, panjang umur dan kuat fisiknya. Kokoh dan kuat pribadinya.

Burungnya gogik, besar cemburunya, aneh sifatnya, tak suka di keramaian. Keris dirakit di dagan, wataknya tajam intuisinya. Bagai senapan yang berbunyi berbaur dengan asap mengepul, sifatnya sulit dimengerti. Jika berbantah sering kalah. Celakanya terkena taring dan diteluh.

Kala ada di Barat. Selama 7 hari di wuku tersebut jangan pergi ke arah Barat untuk urusan yang sangat penting.

Minggu Wage Wuku Wuye

Pada hari Ahad Wage di wuku ini weca rahayu, hari yang baik untuk mengadakan upacara mitoni (acara tujuh bulan kehamilan). Baik pula untuk bersedekah yang dibagikan kepada empat puluh orang.

[Diasuh oleh Ki Totok Yasmiran, ahli Penanggalan Jawa dari Museum Radyapustaka Solo. Tayang rutin di detikJateng setiap pagi. Temukan wetonmu DI SINI]




(apu/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads