Perjalanan Nasida Ria Berawal dari Kelompok Ngaji di Semarang

Perjalanan Nasida Ria Berawal dari Kelompok Ngaji di Semarang

Tim detikJateng - detikJateng
Jumat, 30 Sep 2022 11:37 WIB
Nasida Ria
Nasida Ria. (Foto: Dyah Paramita Saraswati)
Solo -

Salah satu personel Nasida Ria, Nadhiroh tutup usia, Kamis (29/9) malam. Kepergian personel senior itu menyisakan duka mendalam bagi grup kasidah legendaris Nasida Ria.

Nadhiroh bergabung dengan Nasida Ria sekitar tahun 1980-an. Berarti, dia sudah lebih dari empat dekade membersamai kelompok musik religi itu.

Nasida Ria mulai berdiri pada 1974. Saat ini kelompok tersebut diasuh oleh owner sekaligus Manajer Nasida Ria, Cholil Zain.


Dikumpulkan dari wawancara beberapa bulan terakhir, Cholil menceritakan Nasida Ria didirikan oleh ayahnya, HM Zain. Ayahnya itu merupakan salah satu tokoh agama di Semarang.

Waktu, itu, HM Zain juga menjadi guru ngaji. Dia memiliki sekelompok murid yang mempelajari seni membaca Al-Qur'an atau qiroah.

Kelompok belajar itu akhirnya membentuk grup musik kasidah, yang merupakan genre musik yang bersumber pada kesusastraan Arab. Tanpa disangka, kelompok yang dinamakan Nasida Ria itu ternyata mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

Berkiprah selama puluhan tahun, Nasida Ria terus menjaga kualitasnya. Mereka juga rutin melakukan regenerasi melalui sebuah audisi agar bisa memperoleh anggota baru yang berkualitas.

Nasida Ria Miliki 400 Lagu

Kelompok musik kasidah Nasida Ria cukup produktif. Selama empat dekade, mereka sudah mengeluarkan 36 album dan 400 lagu.

Pada masa lalu, mereka mengandalkan penghasilannya melalui penjualan kaset. Meski demikian, mereka juga tidak terlambat melakukan perubahan di era digital ini.

Mereka kini merekam kembali lagu-lagunya untuk diunggah ke YouTube. Tak kurang sudah 1.000 video yang diunggah di platform tersebut. Total penontonnya sudah jutaan orang.

Sering Manggung di Luar Negeri

Meski berada di jalur musik non-mainstream, rupanya Nasida Ria memiliki penggemar tersendiri. Konser-konsernya selalu didatangi oleh banyak penonton.

Grup musik kasidah itu juga sering diundang untuk manggung ke luar negeri. Terakhir, mereka sukses menggoyang penonton di panggung Documenta Fifteen, ajang seni akbar lima tahunan di Kassel, Jerman pada Juni lalu.

Ternyata konser tersebut bukan pementasan pertama Nasida Ria di Jerman. Mereka ternyata sudah tiga kali pentas di negara tersebut. Mereka mendapat sambutan hangat dari masyarakat di negara itu.

Selain itu, Nasida Ria pernah manggung di hadapan para bangsawan kerajaan di Malaysia pada 1988 silam. Dalam pertunjukan tersebut mereka juga menerima penghargaan dari negeri tersebut.



Simak Video "Nadhiroh Personel Nasida Ria Meninggal Karena Kanker"
[Gambas:Video 20detik]
(ahr/sip)