Jarang Diketahui, Ternyata Ini Makna Lagu Cublak Cublak Suweng

Jarang Diketahui, Ternyata Ini Makna Lagu Cublak Cublak Suweng

Tim detikJateng - detikJateng
Sabtu, 27 Agu 2022 00:01 WIB
Meskipun pandemi kegiatan budaya tidak boleh terhenti, agar geliat wisata di kota Solo tetap berjalan. Selama dua hari Sabtu dan Minggu (27-28 November 2021) di Ndalem Joyokusuman Gajahan Pasarkliwon. Acara yang diikuti oleh 10 Sanggar di Kota Solo. Kegiatan ini sekaligus mengajak kembali anak anak mengenal mainan atau dolanan anak jaman dahulu, seperti cublak suweng, gobak sodor, bentik, dan yang lainnya.
Festival Anak Dolanan Solo, November 2021. Foto: kartika bagus
Solo -

Lagu Cublak Cublak Suweng adalah salah satu lagu dolanan anak yang kondang di Jawa Tengah. Menurut jurnal Nilai Moral dalam Lirik Lagu Cublak-Cublak Suweng (Jurnal Ilmu Budaya Vol 7 No 2, 2019), Cublak Cublak Suweng termasuk bentuk tradisi lisan atau salah satu kearifan lokal yang punya pelajaran tersembunyi. Berikut lirik lagu Cublak Cublak Suweng beserta makna dan nilai moralnya.

1. Lirik Lagu Cublak Cublak Suweng

Cublak cublak suweng / Suwenge ting gelenter / Mambu ketundhung gudel / Pak empong lera lere / Sapa ngguyu ndhelikkake / Sir sirpong dhele kopong / Sir sirpong dhele kopong.

Terjemahan Lagu Cublak Cublak Suweng

Tempat, tempat anting / antingnya berserakan / berbau anak kerbau yang terlepas / bapak ompong menggeleng-gelengkan kepalanya / siapa yang tertawa dia yang menyembunyikan / Sir sir pong kedelai kosong (tidak ada isinya).


2. Cara Bermain Cublak Cublak Suweng

Dalam jurnal karya Freddy Widya Ariesta, peneliti dari Universitas Bina Nusantara, lagu Cublak Cublak Suweng adalah lagu dolanan untuk mengiringi sebuah permainan anak di Jawa Tengah. Permainan Cublak Cublak Suweng biasanya dimainkan sekelompok anak perempuan, antara 3 orang atau lebih.

Cara bermainnya ialah ada satu orang yang merunduk menghadap lantai. Kemudian, teman-temannya membuka telapak tangan mereka dan meletakkannya di atas punggung teman yang menunduk itu. Selanjutnya, mereka menyanyikan lagu Cublak Cublak Suweng.

Sambil menyanyi, mereka memutar benda kecil yang bisa berupa batu, kelereng, atau lainnya di atas telapak tangan para pemainnya. Setelah lagu Cublak Cublak Suweng berakhir, pemain terakhir yang telapak tangannya mendapat giliran memegang benda kecil itu mesti menyembunyikannya.

Kemudian, pemain yang tengkurap tadi harus menebak siapa di antara temannya yang membawa benda kecil itu. Jika tebakannya tepat, maka si pemegang benda kecil itu 'terkena hukuman' harus menunduk. Kalau tebakannya luput, pemain itu harus kembali merunduk dan permainan dimulai dari awal.

Mengenai makna lagu Cublak Cublak Suweng, baca di halaman selanjutnya...