Direktur Utama (Dirut) RSUD Merah Putih Magelang, dr. Leli Puspitowati menyabet penghargaan dalam detikJateng-Jogja Awards 2026 atas dedikasinya sebagai Penggerak Transformasi Layanan Kesehatan.
Penghargaan ini diserahkan langsung kepada dr. Leli oleh Wakil Pemimpin Redaksi detikcom Fajar Pratama di Nusantara Ballroom KEK Industropolis Batang pada Jumat (23/10/2026).
Di bawah kepemimpinan dr. Leli Puspitowati, RSUD Merah Putih Magelang berkembang pesat dari rumah sakit yang baru beroperasi pada 2020 menjadi salah satu rumah sakit rujukan regional. Dalam kurun waktu singkat, berbagai capaian telah ditorehkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perjalanan tersebut mencerminkan kepemimpinan strategis dalam membangun fondasi, mendorong inovasi, dan menghadirkan transformasi layanan kesehatan yang semakin berkualitas bagi masyarakat.
Seperti diketahui, detikJateng-detikJogja Awards merupakan ajang penghargaan bagi tokoh-tokoh yang berkontribusi di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti sejumlah tokoh, mulai dari kepala daerah, pemangku kepentingan (stakeholder), hingga pengusaha yang berperan dalam pembangunan Jawa Tengah, dan akan menerima penghargaan.
Tahun ini detikJateng-detikJogja Awards mengangkat tema 'Jawa Tengah Gerbang Investasi Indonesia: Sinergi Pemerintah, Investor, dan Kawasan Industri Menuju Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan'. Tak hanya pemberian penghargaan, acara ini juga menghadirkan Forum Investasi Jawa Tengah. Banyak data yang dibuka terkait peluang investasi di Jawa Tengah.
Wakil Ketua 2 Tim Pelaksana Dewan KEK Budi Santoso mewakili Wamenko Perekonomian Dradjad Hari Wibowo, dan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi hadir sebagai pembicara. Kapolda Jateng Irjen Roy Hardi Siahaan juga hadir sebagai narasumber tamu.
Diketahui, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga terus mendorong berbagai kebijakan untuk meningkatkan daya tarik investasi. Hasilnya, realisasi investasi Jateng mencapai Rp 88,50 triliun sepanjang 2025.
Angka tersebut meningkat 28 persen dibandingkan realisasi pada tahun sebelumnya. Investasi yang masuk ke Jawa Tengah selama 2025 itu juga mampu menyerap sekitar 326 ribu tenaga kerja. Pada triwulan I 2026, realisasi investasi Jawa Tengah mencapai Rp 23,02 triliun dengan penyerapan 92 ribu tenaga kerja.
