Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, S.E., M.M, menerima penghargaan detikJateng-detikJogja Awards 2026. Ia mendapat penghargaan berkat jasanya dalam kategori Inovasi Pelayanan Desa.
Penghargaan diserahkan oleh Pemimpin Redaksi sekaligus Direktur Konten detikcom, Ardhi Suryadhi, dan diterima oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Brebes, Juwita Asmara, di Nusantara Ballroom, KEK Industropolis Batang, Jumat (23/10/2026).
Penghargaan ini selaras dengan misi Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma yang mendorong inovasi pelayanan desa dengan mendekatkan layanan dasar kepada masyarakat sekaligus memperkuat peran pemerintah desa sebagai ujung tombak pelayanan publik. Salah satu langkah konkretnya adalah optimalisasi Kios Administrasi Kependudukan (Adminduk) yang telah tersedia di 297 desa dan kelurahan di Kabupaten Brebes.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melalui layanan ini, warga dapat mengurus berbagai dokumen kependudukan seperti kartu keluarga, akta kelahiran, kartu identitas anak, hingga identitas kependudukan digital tanpa harus datang langsung ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Penguatan pelayanan berbasis desa turut dilakukan melalui koordinasi dan evaluasi aparatur serta pendamping desa untuk memastikan program pemerintah menjawab kebutuhan nyata masyarakat.
Di sisi lain, Pemkab Brebes mendorong inovasi dan kemandirian desa melalui evaluasi tata kelola pemerintahan, pembangunan wilayah, serta pemberdayaan masyarakat. Rangkaian langkah tersebut mencerminkan upaya Bupati Paramitha membangun pelayanan publik yang lebih dekat, mudah diakses, dan inklusif, sehingga masyarakat desa dapat memperoleh layanan dasar secara lebih efektif tanpa terbebani jarak dan proses birokrasi yang panjang.
Diketahui, detikJateng-detikJogja Awards merupakan forum penghargaan bagi tokoh-tokoh yang berkontribusi di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti sejumlah tokoh, mulai dari kepala daerah, pemangku kepentingan (stakeholder), hingga pengusaha yang berperan dalam pembangunan Jawa Tengah, akan menerima penghargaan.
Tahun ini, kegiatan mengangkat tema 'Jawa Tengah Gerbang Investasi Indonesia: Sinergi Pemerintah, Investor, dan Kawasan Industri Menuju Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan'. Tak hanya pemberian penghargaan, acara ini juga menghadirkan Forum Investasi Jawa Tengah. Banyak data yang dibuka terkait peluang investasi di Jawa Tengah.
Wakil Ketua 2 Tim Pelaksana Dewan KEK Budi Santoso mewakili Wamenko Perekonomian Dradjad Hari Wibowo, dan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi hadir sebagai pembicara. Selain itu, Kapolda Jateng Irjen Roy Hardi Siahaan dan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Sudaryanto juga hadir sebagai narasumber tamu.
Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga terus mendorong berbagai kebijakan untuk meningkatkan daya tarik investasi. Hasilnya, realisasi investasi Jateng mencapai Rp 88,50 triliun sepanjang 2025.
Angka tersebut meningkat 28 persen dibandingkan realisasi pada tahun sebelumnya. Investasi yang masuk ke Jawa Tengah selama 2025 itu juga mampu menyerap sekitar 326 ribu tenaga kerja.
