Prabowo: Beras-Jagung Sudah, 5 Tahun Lagi Kita Swasembada Daging

Prabowo: Beras-Jagung Sudah, 5 Tahun Lagi Kita Swasembada Daging

Arina Zulfa Ul Haq - detikJateng
Sabtu, 23 Mei 2026 14:29 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat panen raya di BUBK Kebumen, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, Sabtu (23/5/2026).
Presiden Prabowo Subianto saat panen raya udang di BUBK Kebumen, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, Sabtu (23/5/2026).Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng
Kebumen -

Presiden Prabowo Subianto mengatakan banyak hal yang dicapai selama 19 bulan kepemimpinannya. Di antaranya swasembada pangan seperti beras dan jagung. Ia menargetkan swasembada daging bisa dicapai dalam empat hingga lima tahun lagi.

Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri panen raya udang di kawasan Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) di Desa Tegalretno, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen.

"Jadi 19 bulan, alhamdulillah banyak yang sudah kita capai," kata Prabowo di BUBK Kebumen, Sabtu (23/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prabowo menyampaikan, Indonesia sudah mencapai swasembada pangan untuk sejumlah komoditas utama. Ia menyatakan kondisi pangan nasional relatif aman di tengah situasi global yang penuh konflik.

ADVERTISEMENT

"Kita sekarang sudah swasembada pangan sudah, swasembada beras, jagung," ujarnya.

Prabowo juga mengatakan sektor protein seperti telur dan ayam juga dalam kondisi aman. Saat ini pemerintah terus bekerja untuk mewujudkan swasembada daging.

"Protein kita, telur, ayam, daging, kita masih belum. Ini sedang kita kerjakan mungkin kita 4 tahun lagi, 5 tahun lagi kita sudah swasembada daging," ucapnya.

"Pangan relatif kita aman. Di dunia banyak sekarang pertikaian, perang di mana-mana. Kita bersedia syukur ke Yang Maha Kuasa kita masih tidak terlibat tapi kita waspada kita harus punya kekuatan," sambungnya.

Dalam pidatonya, Prabowo juga menekankan pemerintah akan mempercepat pembangunan proyek-proyek produktif yang mampu menciptakan lapangan kerja dan menghasilkan nilai tambah bagi masyarakat.

"Semua yang produktif akan kita jalankan. Produktif artinya harus menghasilkan nilai," tegasnya.

Prabowo menegaskan, pemerintah kini lebih memprioritaskan pembangunan sektor yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan rakyat dibanding pembangunan kantor pemerintahan yang tidak produktif.

"Kita sekarang agak tunda lah bangun banyak kantor-kantor. Lebih baik kantornya tidak begitu bagus, tapi produknya bagus, hasilnya banyak, penghasilan untuk rakyat banyak," ujarnya.




(dil/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads