Benarkah CPNS 2026 Buka Pendaftaran? Menkeu Purbaya Bilang Gini!

Benarkah CPNS 2026 Buka Pendaftaran? Menkeu Purbaya Bilang Gini!

Khofifah Azzahro - detikJateng
Sabtu, 11 Apr 2026 08:26 WIB
Ilustrasi CPNS
Ilustrasi CPNS (Foto: Freepik/Freepik)
Solo -

Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) terakhir kali dibuka tahun 2024. Tahun lalu, informasi pembukaan sempat ramai meski akhirnya diresmikan tidak dilaksanakan. Oleh karena itu, tidak heran jika pembukaan CPNS tahun 2026 sangat dinantikan oleh masyarakat yang ingin berkarir menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dalam pelaksanaannya, rekrutmen ASN termasuk CPNS 2026 mengacu pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara. Regulasi tersebut menekankan pentingnya sistem meritokrasi, transparansi, serta fleksibilitas dalam skema pengisian jabatan.

Sejalan dengan aturan tersebut, penentuan formasi CPNS 2026 nantinya akan lebih disesuaikan dengan kebutuhan nyata di lapangan. Pemerintah juga diperkirakan akan memprioritaskan posisi strategis, seperti tenaga di bidang digital serta pelayanan publik di berbagai daerah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada pelaksanaan sebelumnya, pembukaan CPNS umumnya dilakukan di pertengahan tahun, sehingga memunculkan perkiraan bahwa pola serupa bisa kembali terjadi. Lantas, benarkah CPNS 2026 akan dibuka tahun ini? Berikut penjelasan lengkapnya.

ADVERTISEMENT

Sinyal Positif Pembukaan CPNS 2026

Berdasarkan laporan dari detikFinance, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan sinyal positif terkait pembukaan CPNS untuk Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan. Sedianya, DJBC bakal membuka lowongan untuk 300 lulusan SMA.

"Jadi, kalau di (Kementerian) Keuangan sendiri, kita nggak lama. Seperti yang dibilang dulu kan, buka di Bea Cukai, 300 anak lulusan SMA," kata Purbaya dalam diskusi media di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (7/4/2026).

Purbaya menyebut rekrutmen CPNS tersebut tertunda eksekusinya. Namun, ia telah menginstruksikan untuk segera membuka rekrutmen CPNS DJBC karena kebutuhan pegawai di lapangan.

"Udah berapa bulan nggak jadi-jadi. Saya bilang eksekusi aja, karena saya perlu orang di Bea Cukai yang level pekerjaannya yang betul-betul di level teknis di lapangan. Mungkin bulan depan dibuka ya yang 300 urusan SMA. Bulan depan," lanjut menteri keuangan yang dikenal dengan gaya koboinya itu.

Di sisi lain, Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas mengaku bahwa kementeriannya membutuhkan pegawai dari berbagai bidang keahlian. Oleh karena itu, mereka akan membuka formasi CPNS hingga 900 orang.

"Saya pengen teman-teman terbaik daftar di Kementerian Hukum untuk menjadi pegawai. Saya butuh orang-orang yang bisa menguasai teknologi informasi. Saya butuh orang-orang yang ahli kimia. Saya butuh orang-orang yang ahli fisika. Saya butuh orang-orang yang ahli farmasi, biologi. Karena di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual membutuhkan Anda semua untuk berkarir di sana". Ungkapnya dalam video yang diunggah 20detik pada Kamis, (9/4/2026).

Sejalan dengan Purbaya dan Andi Atgas, berdasarkan laporan Antara, Rini Widyantini selaku Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) turut memberi sinyal bahwa pemerintah berpotensi membuka sekitar 160 ribu formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada 2026. Indikasi ini muncul seiring adanya kebutuhan pengisian posisi akibat banyaknya aparatur yang memasuki masa pensiun.

"Mudah-mudahan, mudah-mudahan," ujar Rini di Gedung Kementerian PANRB, Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Ia menjelaskan bahwa angka tersebut berkaitan dengan data jumlah pegawai negeri sipil yang pensiun pada tahun 2025, sehingga pemerintah memiliki dasar dalam memperkirakan kebutuhan rekrutmen ke depan.

"Kami sudah ada datanya, sekitar 160 ribu, begitu ya," katanya.

Kementerian PANRB juga telah mengambil langkah administratif dengan mengajukan kebutuhan anggaran kepada Purbaya Yudhi Sadewa guna mendukung pelaksanaan seleksi CPNS 2026.

"Kami sudah bersurat kepada Menteri Keuangan untuk segera dihitung begitu ya," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa jadwal pasti pelaksanaan seleksi CPNS 2026 belum dapat diumumkan. Hal ini karena pemerintah masih perlu mengumpulkan data detail terkait jumlah formasi dan kebutuhan kompetensi dari masing-masing instansi, baik di tingkat pusat maupun daerah.

"Saya enggak bisa mengarang kan. Saya enggak bisa mengarang kompetensi apa yang dibutuhkan oleh instansi," terang Widyantini.

Pemerintah Siapkan Pembukaan CPNS 2026

Dilansir detikNews, pemerintah saat ini masih menyusun secara matang skema rekrutmen ASN tahun 2026, termasuk CPNS. Proses ini melibatkan berbagai pertimbangan penting, seperti kebutuhan formasi di masing-masing instansi, kondisi fiskal negara, hingga keselarasan dengan prioritas pembangunan nasional.

Penjelasan resmi terkait perkembangan rekrutmen ini disampaikan oleh Prasetyo Hadi selaku Menteri Sekretaris Negara. Ia menyebutkan bahwa hingga saat ini, pemerintah masih dalam tahap merampungkan perhitungan dan penyusunan jumlah formasi ASN yang akan dibuka.

"Belum, sedang kita, kita finalkan, kita rumuskan," ujar Prasetyo Hadi seusai menghadiri Rapat Koordinasi Pengawakan Program Strategis Presiden pada Selasa (17/3/2026).

Dari berbagai pernyataan tersebut, dapat disimpulkan bahwa rekrutmen CPNS 2026 memang berpotensi dibuka. Bahkan, beberapa instansi seperti Kementerian Keuangan sudah memberikan sinyal kuat terkait pembukaan dalam waktu dekat untuk formasi tertentu.

Namun secara keseluruhan, pemerintah masih dalam tahap finalisasi terkait jumlah formasi, kebutuhan instansi, serta kesiapan anggaran. Oleh karena itu, jadwal resmi pembukaan CPNS 2026 hingga kini masih belum diumumkan secara pasti, meskipun perkiraan kebutuhan mencapai sekitar 160 ribu formasi.

Perkiraan Jadwal CPNS 2026

Dilihat pada pola seleksi pada tahun-tahun sebelumnya, jadwal pendaftaran CPNS umumnya dibuka pada rentang waktu Agustus hingga Oktober. Sebagai contoh, pada tahun 2024 proses pendaftaran dimulai pada 20 Agustus hingga 10 September, sedangkan pada 2023 berlangsung sekitar pertengahan September sampai awal Oktober.

Berkaca dari linimasa itu, jadwal CPNS 2026 kemungkinan mengikuti pola tahun sebelumnya. Kendati demikian, jadwal tersebut tetap bersifat prediksi. Jadwal resmi masih menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.

Sebagai acuan untuk persiapan calon peserta, berikut rincian prediksi jadwal CPNS 2026 yang dikutip dari Jadwal Seleksi Pengadaan CPNS TA 2024 di laman BKN:

  • Agustus-September: Pengumuman Seleksi & Pendaftaran Akun di portal SSCASN.
  • September: Seleksi Administrasi (Verifikasi berkas dan Masa Sanggah).
  • Oktober-November: Pelaksanaan SKD (Seleksi Kompetensi Dasar) menggunakan sistem CAT-BKN.
  • Desember: Pelaksanaan SKB (Seleksi Kompetensi Bidang) bagi peserta yang lolos SKD.
  • Januari (Tahun Berikutnya): Pengumuman Kelulusan Akhir (Integrasi nilai SKD & SKB).
  • Februari-Maret (Tahun Berikutnya): Usul Penetapan NIP dan Pemberkasan Akhir.

Syarat Daftar CPNS 2026

Meskipun pemerintah belum secara resmi mengumumkan jadwal CPNS 2026 secara resmi, calon peserta sudah dapat menyiapkan persyaratan umum yang biasanya diberlakukan. Dengan mengetahui ketentuan ini sejak awal, pelamar dapat lebih siap ketika pendaftaran resmi dibuka.

Disadur dari laman SSCASN BKN, berikut persyaratan yang umumnya harus dipenuhi oleh pelamar CPNS:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI) berusia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun, atau hingga 40 tahun untuk jabatan tertentu.
  2. Tidak pernah dipidana penjara selama 2 tahun atau lebih.
  3. Tidak pernah diberhentikan secara tidak hormat atau bukan atas permintaan sendiri dari status sebagai PNS, prajurit TNI, maupun anggota Polri.
  4. Tidak pernah diberhentikan tidak dengan hormat dari pekerjaan di sektor swasta.
  5. Tidak sedang berstatus sebagai CPNS, PNS, anggota TNI, atau Polri.
  6. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik serta tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis.
  7. Memiliki kualifikasi pendidikan yang sesuai dengan jabatan yang dilamar.
  8. Sehat jasmani dan rohani sesuai ketentuan jabatan.
  9. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI atau lokasi lain yang ditetapkan instansi pemerintah.

Dokumen Pendaftaran CPNS 2026

Selain memenuhi persyaratan, peserta juga perlu menyiapkan sejumlah dokumen yang nantinya perlu diunggah saat proses pendaftaran. Kelengkapan dokumen ini menjadi bagian penting dalam seleksi administrasi. Dokumen yang perlu disiapkan meliputi:

  • Scan Kartu Keluarga (KK).
  • Pas foto berlatar merah (maksimal 200 KB, format JPEG/JPG).
  • Swafoto (maksimal 200 KB, format JPEG/JPG).
  • Scan KTP (maksimal 200 KB, format JPEG/JPG).
  • Scan ijazah dan sertifikat pendidik (Serdik)/STR (maksimal 800 KB, format PDF).
  • Scan transkrip nilai (maksimal 500 KB, format PDF).
  • Scan surat penugasan guru (khusus THK-2) maksimal 500 KB format PDF.
  • Dokumen tambahan lain sesuai ketentuan instansi yang dilamar.

Demikian sekilas pembahasan mengenai benar tidaknya CPNS 2026 dibuka. Semoga menjawab pertanyaan detikers, ya!

Artikel ini ditulis oleh Khofifah Azzahro peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom



(num/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads