Pendaftaran CPNS 2026 menjadi salah satu informasi yang dinantikan, khususnya bagi masyarakat yang ingin berkarier sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Antusiasme pendaftar kiat meningkat, mengingat seleksi CPNS tidak dibuka pada 2025 lalu sehingga banyak calon peserta yang menunggu kesempatan di tahun 2026 ini.
Dalam pelaksanaannya, rekrutmen ASN termasuk CPNS 2026 mengacu pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara. Regulasi tersebut menekankan pentingnya sistem meritokrasi, transparansi, serta fleksibilitas dalam skema pengisian jabatan.
Sejalan dengan aturan tersebut, penentuan formasi CPNS 2026 nantinya akan lebih disesuaikan dengan kebutuhan nyata di lapangan. Pemerintah juga diperkirakan akan memprioritaskan posisi strategis, seperti tenaga di bidang digital serta pelayanan publik di berbagai daerah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karena itu, memahami perkiraan jadwal, jumlah formasi, hingga syarat pendaftaran menjadi langkah penting bagi calon peserta sebelum seleksi resmi dibuka. Yuk, simak informasi terbaru seputar pendaftaran CPNS 2026 berikut ini!
Update Pendaftaran CPNS 2026
Dilansir detikNews, pemerintah saat ini masih menyusun secara matang skema rekrutmen CASN tahun 2026. Proses ini melibatkan berbagai pertimbangan penting, seperti kebutuhan formasi di masing-masing instansi, kondisi fiskal negara, hingga keselarasan dengan prioritas pembangunan nasional.
Penjelasan resmi terkait perkembangan rekrutmen ini disampaikan oleh Prasetyo Hadi selaku Menteri Sekretaris Negara. Ia menyebutkan bahwa hingga saat ini, pemerintah masih dalam tahap merampungkan perhitungan dan penyusunan jumlah formasi ASN yang akan dibuka.
"Belum, sedang kita, kita finalkan, kita rumuskan," ujar Prasetyo Hadi seusai menghadiri Rapat Koordinasi Pengawakan Program Strategis Presiden pada Selasa (17/3/2026).
Formasi CPNS 2026
Berdasarkan laporan Antara, Rini Widyantini selaku Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) memberi sinyal bahwa pemerintah berpotensi membuka sekitar 160 ribu formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada 2026. Indikasi ini muncul seiring adanya kebutuhan pengisian posisi akibat banyaknya aparatur yang memasuki masa pensiun.
Ia menjelaskan bahwa angka tersebut berkaitan dengan data jumlah pegawai negeri sipil yang pensiun pada tahun 2025, sehingga pemerintah memiliki dasar dalam memperkirakan kebutuhan rekrutmen ke depan.
"Kami sudah ada datanya, sekitar 160 ribu, begitu ya," katanya di Gedung Kementerian PANRB, Jakarta, Selasa (24/2/2026).
Di sisi lain, Kementerian PANRB juga telah mengambil langkah administratif dengan mengajukan kebutuhan anggaran kepada Purbaya Yudhi Sadewa guna mendukung pelaksanaan seleksi CPNS 2026.
"Kami sudah bersurat kepada Menteri Keuangan untuk segera dihitung begitu ya," ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa jadwal pasti pelaksanaan seleksi CPNS 2026 belum dapat diumumkan. Hal ini karena pemerintah masih perlu mengumpulkan data detail terkait jumlah formasi dan kebutuhan kompetensi dari masing-masing instansi, baik di tingkat pusat maupun daerah.
"Saya enggak bisa mengarang kan. Saya enggak bisa mengarang kompetensi apa yang dibutuhkan oleh instansi," katanya.
Dengan demikian, dapat ditarik kesimpulan bahwasanya rekrutmen CPNS 2026 masih dalam tahap finalisasi dengan mempertimbangkan berbagai aspek strategis, sehingga pemerintah belum menetapkan dan mengumumkan jadwal pelaksanaan yang pasti, Namun, Kementerian PANRB memperkirakan formasi CPNS yang dibutuhkan pada tahun 2026 sekitar 160 ribu formasi.
Perkiraan Jadwal CPNS 2026
Berhubung belum ada jadwal resmi CPNS 2026, detikers bisa memprediksinya berdasarkan pembukaan tahun 2024.
Dilihat pada pola seleksi pada tahun-tahun sebelumnya, jadwal pendaftaran CPNS umumnya dibuka pada rentang waktu Agustus hingga Oktober. Sebagai contoh, pada tahun 2024 proses pendaftaran dimulai pada 20 Agustus hingga 10 September, sedangkan pada 2023 berlangsung sekitar pertengahan September sampai awal Oktober.
Mengacu pada hal tersebut, jadwal CPNS 2026 kemungkinan mengikuti pola tahun sebelumnya, kendati demikian jadwal tersebut tetap bersifat prediksi sehingga masih menunggu pengumuman resmi dari pemerintah. Sebagai acuan untuk persiapan calon peserta, berikut rincian prediksi jadwal CPNS 2026 yang dikutip dari Jadwal Seleksi Pengadaan CPNS TA 2024 pada laman BKN, adapun selengkapnya:
- Agustus-September: Pengumuman Seleksi & Pendaftaran Akun di portal SSCASN.
- September: Seleksi Administrasi (Verifikasi berkas dan Masa Sanggah).
- Oktober-November: Pelaksanaan SKD (Seleksi Kompetensi Dasar) menggunakan sistem CAT-BKN.
- Desember: Pelaksanaan SKB (Seleksi Kompetensi Bidang) bagi peserta yang lolos SKD.
- Januari (Tahun Berikutnya): Pengumuman Kelulusan Akhir (Integrasi nilai SKD & SKB).
- Februari-Maret (Tahun Berikutnya): Usul Penetapan NIP dan Pemberkasan Akhir.
Syarat Daftar CPNS 2026
Meskipun pemerintah belum secara resmi mengumumkan jadwal CPNS 2026 secara resmi, calon peserta sudah dapat menyiapkan persyaratan umum yang biasanya diberlakukan. Dengan mengetahui ketentuan ini sejak awal, pelamar dapat lebih siap ketika pendaftaran resmi dibuka.
Disadur dari laman SSCASN BKN, berikut persyaratan yang umumnya harus dipenuhi oleh pelamar CPNS, antara lain:
- Warga Negara Indonesia (WNI) berusia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun, atau hingga 40 tahun untuk jabatan tertentu.
- Tidak pernah dipidana penjara selama 2 tahun atau lebih.
- Tidak pernah diberhentikan secara tidak hormat atau bukan atas permintaan sendiri dari status sebagai PNS, prajurit TNI, maupun anggota Polri.
- Tidak pernah diberhentikan tidak dengan hormat dari pekerjaan di sektor swasta.
- Tidak sedang berstatus sebagai CPNS, PNS, anggota TNI, atau Polri.
- Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik serta tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis.
- Memiliki kualifikasi pendidikan yang sesuai dengan jabatan yang dilamar.
- Sehat jasmani dan rohani sesuai ketentuan jabatan.
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI atau lokasi lain yang ditetapkan instansi pemerintah.
Dokumen Pendaftaran CPNS 2026
Selain memenuhi persyaratan, peserta juga perlu menyiapkan sejumlah dokumen yang nantinya perlu diunggah saat proses pendaftaran. Kelengkapan dokumen ini menjadi bagian penting dalam seleksi administrasi. Adapun dokumen yang perlu disiapkan, yaitu:
- Scan Kartu Keluarga (KK).
- Pas foto berlatar merah (maksimal 200 KB, format JPEG/JPG).
- Swafoto (maksimal 200 KB, format JPEG/JPG).
- Scan KTP (maksimal 200 KB, format JPEG/JPG).
- Scan ijazah dan sertifikat pendidik (Serdik)/STR (maksimal 800 KB, format PDF).
- Scan transkrip nilai (maksimal 500 KB, format PDF).
- Scan surat penugasan guru (khusus THK-2) maksimal 500 KB format PDF.
- Dokumen tambahan lain sesuai ketentuan instansi yang dilamar.
Alur Pendaftaran CPNS 2026
Secara umum, tahapan pendaftaran CPNS 2026 diperkirakan tidak jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Alur yang biasanya harus dilalui peserta adalah sebagai berikut:
1. Membuat Akun di Portal SSCASN BKN
Pada tahap awal, pelamar perlu mendaftar akun dengan mengisi sejumlah data, antara lain:
- NIK, nomor KK, nama lengkap, tempat tanggal lahir, no handphone, kabupaten/kota (tempat KTP diterbitkan) dan email aktif.
- Password akun SSCASN dan pertanyaan pengaman.
- Upload foto KTP maksimal 200Kb dan melakukan swafoto.
- Mencetak kartu informasi akun.
2. Mendaftar Formasi
Setelah memiliki akun, pelamar dapat memilih formasi dengan langkah berikut:
- Mengisi biodata.
- Memilih jenis seleksi CPNS.
- Menentukan formasi yang diinginkan.
- Mengunggah dokumen.
- Mengecek resume.
- Mencetak kartu pendaftaran.
3. Seleksi Administrasi
Panitia akan melakukan verifikasi terhadap data dan dokumen yang diunggah. Hasil seleksi administrasi kemudian diumumkan. Jika terdapat keberatan, pelamar dapat mengajukan sanggah. Peserta yang lolos dapat mencetak kartu ujian
4. Seleksi Kompetensi
Peserta yang lulus administrasi akan mengikuti ujian berbasis CAT BKN. Nilai yang diperoleh akan diolah sesuai passing grade atau kebijakan afirmasi yang berlaku. Tahapan ini meliputi: Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) bagi yang lolos SKD.
5. Pengumuman Kelulusan
Setelah seluruh tahapan seleksi selesai, panitia akan mengumumkan hasil akhir. Peserta juga diberi kesempatan mengajukan sanggah. Bagi yang dinyatakan lulus, akan melanjutkan ke tahap pemberkasan.
Demikianlah informasi lengkap terkait CPNS 2026, mulai dari perkiraan jadwal, formasi, syarat, hingga alur pendaftaran. Semoga membantu, detikers!
Artikel ini ditulis oleh Khofifah Azzahro peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom
(num/apu)
