Informasi mengenai Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) senilai Rp 900 ribu untuk bulan April 2026 menjadi perhatian khusus banyak masyarakat. Pertanyaan mengenai bakal berlanjut tidaknya bantuan sosial ini untuk April 2026 mencuat.
Dikutip dari laman Dinas Sosial Kota Bima, BLT Kesra adalah program bantuan uang tunai yang disalurkan kepada warga miskin atau rentan yang masuk dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Bantuan ini dikhususkan bagi mereka yang berada di desil 1 hingga 4.
Di tengah kepastian penyaluran BLT Kesra ini, beredar klaim bahwa program ini akan diberhentikan untuk tahun 2026. Namun, pada faktanya, informasi tersebut hanyalah hoax semata. Komdigi RI melalui laman resminya menyatakan bahwa informasi tersebut tidak benar dan tidak pernah dikeluarkan oleh Kemensos sebagaimana isi Surat Kepala Biro Hubungan Masyarakat Devi Deliani tertanggal 24 Januari 2026.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas, apakah ada BLT Kesra sebesar Rp 900 ribu pada April 2026 ini? Yuk, cek faktanya di bawah ini agar tidak terkena hoax!
Apakah Ada BLT Kesra 900 Ribu April 2026?
Berdasarkan informasi dari laman Sekretariat Kabinet RI, BLT Kesra sebelumnya diketahui telah disalurkan pemerintah pada periode Oktober hingga Desember 2025. Kemudian, dirujuk dari laman Kementerian Sekretariat Negara RI, program ini merupakan bagian dari kebijakan ekonomi nasional untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Bantuan ini diberikan selama tiga bulan pada akhir tahun 2025.
Berangkat dari penyaluran tersebut, muncul pertanyaan mengenai apakah BLT Kesra kembali cair pada April 2026. Namun, perlu diketahui bahwa hingga saat ini belum ada informasi resmi dari pemerintah terkait penyaluran BLT Kesra sebesar Rp 900 ribu pada bulan April 2026 ini. Oleh karena itu, masyarakat perlu berhati-hati terhadap informasi yang beredar termasuk klaim program ini akan dihentikan pada tahun 2026.
Untuk menanggapi keberlanjutan program ini di tahun 2026, pemerintah telah memberikan penjelasan. Berdasarkan keterangan dari Antara, BLT Kesra disebut sebagai bantuan yang bersifat sementara dan diberikan untuk merespons kondisi ekonomi tertentu. Oleh karena itu, tidak menutup kemungkinan bahwa bantuan ini dapat kembali disalurkan jika situasi memungkinkan dan anggaran mendukung.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa keberlanjutan program masih bergantung pada kebijakan pemerintah ke depan.
"Bisa jadi itu (berlanjut), kita lihat situasi dan kondisi serta kebijakan dari Bapak Presiden." ujar menteri yang akrab disapa Gus Ipul itu pada Jumat (9/1/2026), dilansir Antara.
Gus Ipul juga menjelaskan bahwa keberlanjutan program ini bergantung pada keakuratan data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan kondisi anggaran untuk bantual sosial. Lebih lanjut, ia turut menegaskan bahwa saat ini pemerintah masih memprioritaskan penyaluran bantuan sosial reguler seperti PKH dan BPNT.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa hingga kini belum ada kepastian BLT Kesra Rp900 ribu cair pada April 2026. Masyarakat diimbau untuk menunggu informasi resmi dari pemerintah.
Siapa Saja Penerima BLT Kesra?
Sebelum adanya informasi resmi terkait penyaluran BLT Kesra di tahun 2026 ini, penting memahami siapa saja yang menjadi sasaran bantuan sosial ini. Dirujuk dari unggahan Instagram resmi @dinsostanahbumbu, penerima BLT Kesra adalah sebagai berikut.
- Keluarga miskin dan rentan miskin
- Terdaftar dalam DTSEN dan termasuk desil 1-4
- Telah melalui proses verifikasi dan validasi pemerintah
Untuk menjadi penerima bantuan, masyarakat harus terdata secara resmi dalam sistem pemerintah dan tidak menerima bantuan sejenis dalam waktu yang sama. Hal ini bertujuan untuk menjaga pemerataan distribusi bantuan sosial.
Adapun syarat umum menjadi penerima BLT Kesra adalah sebagai berikut.
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Memiliki KTP dan Kartu Keluarga
- Terdaftar dalam DTSEN (desil 1-4)
- Tidak menerima bantuan sejenis pada waktu yang sama
- Berdomisili sesuai data kependudukan
Berapa Nominal BLT Kesra?
Dalam pelaksanaannya, BLT Kesra diberikan dalam bentuk bantuan tunai dengan nominal tertentu yang telah ditetapkan pemerintah. Besaran bantuan ini disesuaikan dengan kebijakan serta kemampuan anggaran negara.
Dilansir dari laman Dinas Sosial Kota Bima, nilai BLT Kesra yang akan disalurkan sebesar Rp 300.000 per KPM per bulan selama 3 bulan. Dengan begitu, total bantuan yang diterima mencapai Rp 900 ribu dalam satu periode. Penyalurannya dilakukan melalui dua jalur, yaitu via Himpunan Bank Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia.
Cara Cek Penerima BLT Kesra
Meski belum ada informasi resmi dari pemerintah terkait proses penyaluran BLT Kesra untuk April 2026, masyarakat perlu tahu cara mengeceknya. Hal inimenbantu masyarakat mengetahui apakah menjadi penerima BLT Kesra saat program ini kembali disalurkan.
Dirujuk dari laman resmi Kemensos dan Instagram resmi @pusdatinkesos, cara mengecek BLT Kesra dapat melalui dua cara, yakni melalui website kemensos dan aplikasi Cek Bansos. Berikut langkah-langkahnya.
Cara Cek Penerima BLT Kesra di Website Kemensos
- Buka laman resmi Kemensos di https://cekbansos.kemensos.go.id/ melalui browser.
- Masukkan 16 digit NIK sesuai KTP.
- Isi kode captcha yang muncul pada layar sebagai verifikasi.
- Jika kode kurang jelas, klik ikon refresh untuk menampilkan kode baru.
- Tekan tombol "Cari Data" setelah semua kolom terisi.
- Hasil pencarian akan menampilkan status apakah terdaftar sebagai penerima BLT Kesra atau tidak.
Cara Cek Penerima BLT Kesra di Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi "Cek Bansos" melalui Play Store atau App Store.
- Login menggunakan akun Google atau akun yang sudah terdaftar.
- Masuk ke aplikasi, lalu pilih menu "Cek Bansos" di halaman utama.
- Masukkan 16 digit NIK sesuai KTP.
- Klik tombol "Cari Data" untuk memulai pengecekan.
- Sistem akan menampilkan informasi terkait status penerima BLT Kesra, termasuk jenis bantuan yang diterima dan data keluarga.
Demikian informasi terkait fakta penyaluran BLT Kesra 900 Ribu untuk April 2026. Semoga membantu!
Artikel ini ditulis oleh Desi Rahmawati peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom
