Kereta Api (KA) Ciremai relasi Semarang Tawang-Bandung sempat terpaksa berhenti di tengah perjalanan lantaran jalur rel di petak Maswati-Sasaksaat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, tertutup longsor.
Meski demikian, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 4 Semarang memastikan perjalanan KA Ciremai relasi Semarang-Bandung bakal tetap normal besok.
Hal tersebut dipastikan oleh Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif. Ia mengatakan, pelanggan KAI yang telah membeli tiket KA Ciremai relasi Semarang-Bandung tidak perlu khawatir atas insiden tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk keberangkatan besok dipastikan normal sesuai jadwal. Takutnya orang kan 'gimana besok itu kita sudah pesan tiket'. Tenang, besok tetap sesuai jadwal," kata Luqman saat dimintai konfirmasi detikJateng soal dampak longsor tersebut, Rabu (1/4/2026).
"Tidak terdapat perubahan operasional, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dalam merencanakan perjalanan menggunakan KA tersebut," lanjutnya.
Luqman menerangkan, KA Ciremai merupakan KA favorit di Jateng dan Jabar usai Lebaran 2026.
"KA Ciremai memiliki tingkat okupansi yang cukup tinggi, terutama pada periode pascaangkutan Lebaran. KAI memastikan seluruh aspek operasional, baik sarana, prasarana, maupun kesiapan petugas, dalam kondisi optimal guna menjamin keselamatan dan kenyamanan pelanggan," sebutnya.
Dilansir detikNews, longsor tersebut terjadi pada Rabu (1/4/2026) di Km 142+8/9 saat material tanah longsor menutupi lintasan akibat hujan lebat yang mengguyur kawasan tersebut. Akibatnya, laju kereta tidak dapat dilanjutkan dan perjalanan pun dihentikan sementara demi keselamatan penumpang.
Informasi gangguan pertama kali diterima Pusat Pengendali Operasi KA (Pusdalopka) Daop 2 Bandung dari kru KA Ciremai pada pukul 14.53 WIB. Sejak saat itu, koordinasi cepat langsung dilakukan untuk memastikan situasi tetap terkendali.
Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo menegaskan perjalanan KA dihentikan sebagai langkah pengamanan yang harus diambil dalam kondisi darurat. Tim tanggap darurat KAI diterjunkan ke lokasi untuk menyingkirkan material longsoran sekaligus memastikan kondisi jalur aman sebelum kembali dilalui kereta.
"Petugas prasarana bersama tim terkait saat ini telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan di jalur lintasan tersebut dan melakukan evakuasi terhadap kondisi KA Ciremai. Akibat kejadian ini, untuk sementara waktu petak jalan Maswati-Sasaksaat terhalang dan tidak dapat dilalui perjalanan KA. KAI juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna mempercepat proses penanganan," kata Kuswardojo dilansir detikJabar.
(dil/apu)











































