Harga Cabai-Bawang di Semarang Awet Tinggi Usai Lebaran, Ini Biang Keroknya

Harga Cabai-Bawang di Semarang Awet Tinggi Usai Lebaran, Ini Biang Keroknya

Muhammad Iqbal Al Fardi - detikJateng
Kamis, 26 Mar 2026 15:12 WIB
Ilustrasi cabai rawit merah dan hijau
Ilustrasi Cabai Rawit. Foto: Unsplash/PhotographyCourse
Semarang -

Harga bawang merah di Kota Semarang naik menjadi Rp 40 ribu/kg. Sedangkan harga cabai rawit merah berkisar Rp 76.500. Menurut Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang, berikut penyebab harganya masih tinggi.

Pantauan detikJateng, Kamis (26/3/2026), Pasar Johar masih sepi pembeli maupun pedagang. Beberapa toko sembako tampak buka dan melayani para pembeli.

Seorang penjual bahan pokok di Pasar Johar, Rio (32), menilai harga bawang merah dan cabai rawit masih tinggi usai Lebaran tahun ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau pascalebaran memang sedikit ada kenaikan, ya. Entah itu di bawang merah sama cabai," kata Rio saat ditemui di Pasar Johar.

Rio menyebut harga bawang merah setelah Lebaran mencapai lebih dari Rp 40 ribu/kg. Sementara sebelum lebaran di harga Rp 30 ribu hingga Rp 35 ribu/kg.

ADVERTISEMENT

"Kalau tadi malam itu bawang merah mungkin yang kualitas super sampai tembus ke Rp 40 ribu lebih. Biasa kalau sebelum lebaran itu biasa standar Rp 35 ribu, Rp 30 ribu sudah bagus," sebutnya.

Rio menilai, harga cabai rawit merah atau cabai setan masih tinggi usai Lebaran. Adapun harga terkini mencapai Rp 80 ribu/kg.

"Tadi malam sekitar Rp 80 ribuan yang cabe rawit," jelasnya.

Rio memperkirakan penurunan harga bahan seperti bawang merah dan cabai bisa setelah Syawal.

"(Untuk penurunan harga) Ini kayaknya agak lama sih. Soalnya kan event ini Syawal juga," terangnya.

Adapun penjual lainnya, Sri Mulyati (54), menyebut harga cabai rawit merah berkisar Rp 65 ribu hingga Rp 70 ribu/kg.

"Rawit setan jualnya kalau nggak Rp 65 ribu, Rp 70 ribu," sebutnya.

Adapun harga cabai rawit merah sebelum lebaran, kata Sri, bisa mencapai Rp 100 ribu/kg. "Ini saja kemarin sampai Rp 100 ribu," sebutnya.

Sri mengatakan, harga bawang merah naik dibanding sebelum lebaran. Dia menyebut, harganya sekitar Rp 30 ribu hingga Rp 35 ribu sebelum Lebaran dan menjadi Rp 40 ribu setelah Lebaran.

"Bawang merah itu naik, Rp 40 ribu. Sebelumnya Rp 30 ribu, Rp 35 ribu," katanya.

Sementara itu, seorang pembeli asal Kecamatan Semarang Utara, Geo (26), menyebut harga cabai rawit merah masih tinggi. Dia membeli cabai rawit merah sebanyak ΒΌ kg.

"Kalau harganya masih tinggi, cuma sudah menurun. Aku belinya ΒΌ , sekilonya sekitar Rp 80 ribu untuk cabai galak (cabai rawit merah)," terangnya.

Sebelum lebaran, Geo sempat membeli cabai rawit merah. Dia menyebut harganya bisa mencapai Rp 100 ribu hingga Rp 110 ribu.

Selanjutnya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang, Endang Sarwiningsih, membenarkan harga bawang merah dan cabai rawit merah masih tinggi.

"Untuk bawang merah itu memang agak naik dan sudah turun lagi. Kemarin sampai ke hampir Rp 50 ribu, sekarang sudah turun hampir Rp 43 ribu. Naik 5 persen dari HET, HET-nya Rp 41.500," kata Endang saat dimintai konfirmasi melalui telepon hari ini.

"Cabai rawit merah ini masih tinggi, stabil tapi tinggi, sekitar Rp 76.500. HET-nya Rp 57 ribu," lanjutnya.

Endang menyebut banyak faktor penyebab harga kedua komoditas tersebut masih bertahan tinggi.

"Karena kan barangnya ada, semua orang pingin libur, itu yang pertama. Yang kedua memang cuaca juga masih hujan, barangnya ada tapi tidak dipetik semua," bebernya.

"Permintaan tetap tinggi karena banyak halal bi halal. Hambatan transportasinya kan ada one way dan kepadatan ini mempengaruhi distribusi," lanjutnya.



(dil/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads