Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung, menyebut stok BBM selama masa Lebaran aman. Yuliot menyebut stok BBM aman hingga 28 hari ke depan.
"Jadi kalau untuk ketersediaan (BBM) itu dari cadang minimal yang ada yang ditetapkan adalah 21 hari," jelas Yuliot saat meninjau Rest Area 379A Batang, Kecamatan Gringsing, Rabu (18/3/2026).
Selain itu, Yuliot menerangkan, cadangan BBM yang tengah disiapkan pemerintah yakni hingga 27-28 hari. Meski begitu, dia mengatakan, cadangan BBM masih bersifat fluktuatif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sementara, cadangan (BBM) yang kita siapkan fluktuatif sifatnya per hari ini sekitar 27 sampai dengan 28 hari," sebutnya.
Lebih lanjut, Yuliot menyebut pemerintah tidak memberlakukan pembatasan pembelian BBM. Sebab, menurutnya, jika pembelian BBM dibatasi, maka bisa menimbulkan panic buying.
"Kita belum ada batasan baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Jadi kalau ada pembatasan bakal menimbulkan panic buying," jelasnya.
Dia pun meminta masyarakat agar sabar jika mengantre di SPBU.
"Jadi untuk masyarakat yang antri di SPBU, ya, tolong bersabar. Jangan itu ada kericuhan," pintanya.
Sementara itu, untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang bisa terjadi, Yuliot, bakan mendatangkan minyak dari sejumlah negara, termasuk dari Amerika.
"Untuk antisipasi, seluruh kemungkinan itu bisa kita siapkan karena untuk ketersediaan minyak Amerika juga sudah melepaskan untuk berapa negara," kata Yuliot saat ditanya soal opsi impor minyak dari AS.
Lebih lanjut, Yuliot mengatakan, pemerintah akan mengimpor minyak dari manapun demi ketahanan minyak RI.
"Untuk kebutuhan dalam negeri dalam rangka ketahanan dari manapun sumber minyak, kita akan lakukan, ya termasuk dari Amerika sendiri," jelasnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menerangkan ketersediaan BBM cukup hingga arus balik Lebaran.
"Masyarakat tidak perlu panik, ketersediaan energi cukup untuk Ramadan, Idul Fitri, untuk mudik, maupun nanti arus balik. BBM cukup, dalam konteks cukup ini kita berada di level di atas stok rata-rata operasional kita," jelas Ega.
Untuk stok BBM di Jawa Tengah, Ega mengatakan, rata-rata tersedia hingga 21 hari. Terlebih, lanjutnya, terdapat kilang BBM di Jateng.
"Dan khusus Jawa Tengah sesungguhnya ini sangat mantap saya bilang seperti itu. Kenapa? Karena ada kilang," ungkapnya.
