Pertamina Siapkan 21 SPBU Modular di Jalur Utama Mudik Jateng-DIY

Pertamina Siapkan 21 SPBU Modular di Jalur Utama Mudik Jateng-DIY

Arina Zulfa Ul Haq - detikJateng
Jumat, 13 Mar 2026 14:00 WIB
Pertamina Siapkan 21 SPBU Modular di Jalur Utama Mudik Lebaran Jateng dan DIY.
SPBU modular portabel yang berada di KM 519 B, Sragen, Selasa (23/12/2025). (Foto: Tara Wahyu NV/detikJateng)
Semarang -

Pertamina memprediksi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di Jawa Tengah (Jateng) dan DIY meningkat hingga lebih dari 30 persen selama masa mudik Lebaran 2026. Pertamina menyiapkan sejumlah langkah mengantisipasi lonjakan ini.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Fanda Chrismianto mengatakan, lonjakan konsumsi itu dipicu meningkatnya mobilitas masyarakat saat arus mudik-balik Lebaran.

"Secara keseluruhan, konsumsi gasoline diprediksi naik sekitar 30,3 persen dari kondisi normal," kata Fanda dalam keterangan tertulisnya, Jumat (13/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan, kenaikan terbesar diprediksi terjadi pada konsumsi Pertalite, yang saat hari-hari biasa tersalurkan sekitar 9,787 kiloliter (KL) per hari. Namun selama periode Ramadan dan Idul Fitri konsumsi Pertalite diperkirakan meningkat menjadi 12.741 KL per hari, atau naik 30,2 persen.

"Sementara itu, konsumsi Pertamax diprediksi akan meningkat dari yang biasanya 3.041 KL per hari, menjadi sekitar 3.943 KL per hari, atau naik 29,7 persen," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

Selain itu, tambahnya, konsumsi Avtur untuk penerbangan juga diperkirakan ikut meningkat sekitar 29,1 persen selama periode mudik. Sebaliknya, konsumsi solar untuk sektor transportasi justru diprediksi turun sekitar 10 persen.

"(Turun) Karena adanya pembatasan operasional kendaraan angkutan barang selama masa mudik," ujarnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi tersebut, Pertamina menyiapkan berbagai layanan tambahan di jalur mudik, terutama di ruas tol yang menjadi jalur utama pemudik.

"Di Jateng-DIY terdapat 1.119 SPBU, 309 di antaranya beroperasi 24 jam selama masa mudik. Selain itu ada 968 Pertashop yang membantu mendistribusi BBM di daerah," ungkapnya.

"Pertamina juga menyiapkan 21 unit SPBU modular, atau SPBU sementara yang ditempatkan di titik strategis jalur mudik. Ada 11 kios kemasan BBM, 59 uniy mobile storage, dan 22 layanan Pertamina Delivery Service yang bisa mengantar BBM langsung ke konsumen," lanjutnya.

Fokus layanan Pertamina sendiri berada di jalur tol, rest area, bandara, hingga kawasan wisata yang diprediksi ramai selama Lebaran. Pertamina telah memetakan jalur utama mudik yang jadi fokus pengamanan distribusi.

"Di Jateng jalur itu meliputi Tol Transjawa dari KM 252-538, jalur Pantura-Brebes hingga Rembang, jalur tengah Brebes-Klaten, dan jalur selatan Cilacap-Wonogiri," urainya.

"Kawasan Borobudur, Dieng, Bandungan, Tawangmangu, Parangtritis, hingga Prambanan diperkirakan akan ramau selama libur Lebaran," lanjutnya.

Kemudian, untuk memitigasi gangguan distribusi di wilayah rawan bencana, Pertamina juga menambah stok energi sejak dua minggu sebelum Lebaran.




(aku/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads