Harga komoditas sayuran dan daging di pasar Boyolali mengalami kenaikan. Cabai rawit yang biasanya 60 ribu per kilogram, kini mencapai Rp 90 ribu per kilogram. Sedangkan daging ayam mencapai Rp 40 ribu per kilogram.
"Harga cabai rawit saat ini Rp 90 ribu per kilogram. Ini naiknya pelan-pelan sejak sepekan lalu. Normalnya Rp 60 ribu per kilogram," kata pedagang sayur di Pasar Boyolali Kota, Marni, kepada wartawan Senin (9/2/2026).
Disebutkan dia, harga cabai keriting juga mengalami kenaikan dari Rp 30 ribu/kg menjadi Rp 40 ribu/kg. Cabai teropong naik Rp 15 ribu/kg, dari semula Rp 30 ribu/kg menjadi Rp 45 ribu/kg.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harga kentang juga mengalami kenaikan tipis. Dari Rp 15 ribu/kg menjadi Rp 17 ribu/kg. Harga bawang merah juga naik dari Rp 30 ribu/kg menjadi Rp 40 ribu/kg. Sedangkan bawang putih dari semula Rp 30 ribu/kg naik menjadi Rp 35 ribu/kg.
"Harga gula naik Rp 1.000. Dari Rp 17 ribu/kg menjadi Rp 18 ribu/kg," imbuh dia.
Senada, pedagang sayur lainnya, Parmi, juga mengungkapkan harga cabai rawit mengalami kenaikan. Di lapaknya, hari ini dia menjual Rp 85 ribu/kg. Pada Selasa (3/2) pekan lalu, harganya masih Rp 60 ribu/kg. Sejumlah jenis cabai lainnya juga mengalami kenaikan.
"Iya, naiknya pelan-pelan," imbuh dia.
Sementara itu kenaikan harga juga terjadi pada komoditas daging ayam. Salah seorang pedagang, Suranto, mengatakan daging ayam hari ini mencapai Rp 40 ribu/kg.
"Daging ayam hari ini Rp 40 ribu. Naik, dari kemarin (Minggu) Rp 38 ribu/kg," terang Suranto kepada para wartawan.
Kenaikan harga ini, dia memperkirakan karena banyak warga di berbagai daerah di Boyolali menggelar Sadranan. Sehingga permintaan meningkat.
"Sejak Sadranan itu harganya naik. Normalnya memang Rp 33 ribu-Rp 34 ribu per kilogram. Ini harganya tinggi mungkin karena ada Sadranan," tambah dia.
Ia memperkirakan, harga daging ayam masih akan naik hingga jelang Ramadan. Kemudian akan berangsur turun dan stabil di awal bulan puasa tersebut. Lalu naik lagi mulai 21 Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran.
Menurut Suranto, meski harganya naik dan tinggi, namun permintaan daging ayam tetap tinggi. Jika di hari biasa ia membawa daging ayam sekitar 1,5 kuintal, namun di musim Sadranan ini menjadi sekitar 2 kuintal.
(apl/ams)











































