Pendaftaran TNI Angkatan Darat kembali menjadi perhatian di awal 2026. Salah satu jalur yang paling diminati adalah rekrutmen Tamtama Prajurit Karier, yang terbuka bagi lulusan SMA dan sederajat di seluruh Indonesia.
Hingga awal Januari 2026, laman resmi Rekrutmen TNI AD memang belum merilis pengumuman lengkap untuk Gelombang I TA 2026. Namun, merujuk pola rekrutmen tahun sebelumnya dan informasi dari satuan teritorial, pendaftaran sudah mulai berjalan sejak akhir Desember 2025.
Lalu, bagaimana cara mendaftar TNI AD Tamtama 2026, apa saja syaratnya, dan kapan jadwal seleksinya berlangsung? Berikut panduan lengkap yang bisa dijadikan acuan bagi calon pendaftar. Mari kita simak, detikers!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Poin utamanya:
- Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi rekrutmen TNI AD dan dilanjutkan dengan validasi langsung di Ajendam atau Ajenrem setempat.
- Syarat pendaftaran mencakup kriteria umum, khusus, administratif, dan prestasi, dengan batas usia, tinggi badan, serta status pernikahan yang ketat.
- Rekrutmen Tamtama PK 2026 dibuka mulai 23 Desember 2025 hingga 29 Januari 2026.
Cara Daftar Rekrutmen TNI AD Tamtama 2026
Berdasarkan pantauan pada Senin (5/1/2026), laman resmi Rekrutmen TNI Angkatan Darat masih belum mempublikasikan informasi terkait perekrutan Tamtama Prajurit Karier Gelombang I TA 2026. Meski begitu, tata cara pendaftaran dan rekrutmen tahun sebelumnya masih bisa menjadi acuan bagi calon pendaftar. Berikut ini panduannya.
- Calon melakukan pendaftaran secara daring melalui laman resmi https://ad.rekrutmen-tni.mil.id/ dan mengikuti seluruh petunjuk yang tersedia pada halaman pendaftaran.
- Setelah itu, calon mengisi data pada formulir pendaftaran online. Usai pengisian, calon mencetak formulir daftar, blanko dinas, blanko Rikmin, dan blanko riwayat hidup.
- Calon datang ke Ajendam atau Ajenrem sesuai jadwal yang tercantum pada formulir daftar online dengan membawa formulir pendaftaran yang telah dicetak. Blanko dinas, blanko Rikmin, dan blanko riwayat hidup dibawa untuk menerima penjelasan teknis pengisian dari panitia.
- Panitia Ajendam atau Ajenrem menerima calon dengan memeriksa formulir daftar online. Pada tahap ini, calon langsung menjalani pengukuran tinggi dan berat badan serta pemeriksaan tindik dan tato. Pemeriksaan dilakukan oleh tim Rikmin, Rikkes, dan Rik/Uji Jas, disaksikan oleh Tim Pengamanan dan Tim Pengawas.
- Calon yang tidak memenuhi persyaratan langsung dinyatakan gugur dan dipulangkan.
- Bagi calon yang memenuhi syarat tinggi dan berat badan serta lolos pemeriksaan tindik dan tato, panitia melakukan validasi data melalui website rekrutmen.
- Setelah proses ini, calon resmi terdaftar sebagai peserta seleksi.
- Calon yang telah terdaftar menerima penjelasan lanjutan dari panitia mengenai tata cara pengisian blanko dinas, blanko Rikmin, dan blanko riwayat hidup.
- Seluruh dokumen tersebut nantinya harus dibawa saat pelaksanaan Rik/Uji tingkat Panda.
- Setelah dinyatakan lulus daftar ulang atau validasi, petugas pendaftaran memberikan penjelasan tentang tahapan seleksi berikutnya. Penjelasan meliputi proses dan norma Rik/Uji, penegasan bahwa kelulusan sepenuhnya ditentukan oleh kemampuan diri sendiri, kesediaan calon ditempatkan di seluruh kecabangan dan wilayah NKRI, jaminan bahwa seleksi dilakukan secara jujur, objektif, adil, dan transparan, serta penegasan bahwa seluruh proses pendaftaran hingga Rik/Uji tidak dipungut biaya.
- Usai menerima seluruh penjelasan, calon kembali ke rumah masing-masing untuk melengkapi administrasi yang diperlukan. Panitia kemudian mencatat nomor telepon calon sebagai sarana penyampaian informasi dan jadwal seleksi tingkat Panda.
Syarat Pendaftaran TNI AD Tamtama 2026
Masih dikutip dari laman resmi Rekrutmen TNI Angkatan Darat, berikut ini adalah syarat pendaftaran penerimaan TNI AD TA 2025 yang dapat kita jadikan acuan pada tahun ini.
A. Persyaratan Umum
- Warga Negara Indonesia.
- Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, menganut salah satu dari enam agama yang diakui di Indonesia atau sebagai penghayat kepercayaan.
- Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
- Berumur paling rendah 17 tahun 10 bulan dan paling tinggi 24 tahun 0 bulan pada saat pembukaan pendidikan pada 11 Desember 2025.
- Tidak memiliki catatan kriminalitas yang dibuktikan dengan surat keterangan resmi dari Kepolisian Republik Indonesia.
- Sehat jasmani dan rohani serta tidak berkacamata.
- Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap.
B. Persyaratan Khusus
- Pria dan bukan anggota atau mantan prajurit TNI, Polri, maupun PNS TNI.
- Berijazah minimal SMA, MA, atau SMK negeri maupun swasta yang terakreditasi sesuai kebutuhan, termasuk lulusan Paket C.
- Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama mengikuti pendidikan pertama hingga dua tahun setelah selesai Dikma.
- Memiliki tinggi badan minimal 158 cm dengan berat badan seimbang sesuai ketentuan yang berlaku.
- Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama minimal selama sepuluh tahun.
- Bersedia membayar kembali sepuluh kali lipat biaya pendidikan yang telah dikeluarkan negara apabila mengundurkan diri atas kemauan sendiri dari proses penerimaan, pendidikan pertama, hingga sebelum pengangkatan menjadi prajurit TNI AD.
- Bersedia ditempatkan pada seluruh kecabangan TNI AD dan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
- Bersedia mengikuti seluruh tahapan pemeriksaan dan pengujian yang meliputi administrasi, kesehatan, jasmani, penelitian personel, dan psikologi.
C. Persyaratan Administratif dan Tambahan
- Memiliki surat persetujuan orang tua atau wali, yang dapat ditandatangani oleh ibu kandung apabila ayah kandung bekerja di luar daerah, telah meninggal dunia, atau tidak diketahui keberadaannya, serta ibu kandung tidak menikah lagi.
- Orang tua atau wali tidak melakukan intervensi dalam bentuk apa pun terhadap panitia penerimaan maupun penyelenggara pendidikan pertama.
- Bagi yang menggunakan wali, wali tersebut harus ditetapkan melalui keputusan pengadilan dan tercatat di Disdukcapil.
- Ijazah dari luar negeri atau lembaga pendidikan di luar naungan Kemendikbud harus mendapatkan pengesahan dari Kemendikbud serta dilengkapi transkrip nilai yang disesuaikan dengan regulasi di Indonesia.
- Tidak bertato atau memiliki bekas tato serta tidak bertindik atau memiliki bekas tindik, kecuali karena ketentuan adat yang dibuktikan dengan surat keterangan dari ketua adat atau suku.
- Bersedia mematuhi ketentuan bebas KKN, baik secara langsung maupun tidak langsung, serta bersedia dinyatakan tidak lulus atau dikeluarkan dari pendidikan apabila terbukti melanggar ketentuan tersebut.
- Memiliki kartu BPJS Kesehatan atau Kartu Indonesia Sehat yang masih aktif.
D. Persyaratan Prestasi
- Calon Tamtama PK TNI AD diperbolehkan menyertakan sertifikat, piagam, atau surat keterangan prestasi minimal tingkat nasional dengan kriteria juara satu, dua, atau tiga.
- Prestasi tersebut akan menjadi nilai tambah dalam pelaksanaan pemeriksaan, pengujian, dan sidang pemilihan.
Jadwal Rekrutmen TNI AD Tamtama 2026
Dikutip dari unggahan di akun Instagram resmi @kodim0713brebesrem071, penerimaan Tamtama Prajurit Karier Gelombang I TA 2026 telah dibuka sejak akhir Desember 2025 dan berlangsung hingga akhir Januari 2026. Berikut ini detail jadwalnya.
Pendaftaran Online
23 Desember 2025 sampai dengan 29 Januari 2026
Validasi
6-31 Januari 2026
Demikian informasi lengkap mengenai cara daftar Rekrutmen TNI AD Tamtama Prajurit Karier 2026. Perlu dicatat bahwa rekrutmen ini tidak dipungut biaya. Semoga bermanfaat!
