Mendag Ingin Migor Rp 14.000 di Maluku-Papua: Kirim 1.200 Ton MinyaKita!

Jalu Rahman Dewantara - detikJateng
Kamis, 11 Agu 2022 09:31 WIB
Kulon Progo -

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menargetkan harga minyak goreng di Indonesia bagian timur khususnya wilayah Maluku dan Papua bisa mencapai Rp 14.000 per liter. Untuk mewujudkan hal itu, sebanyak 1.200 ton Minyakita akan disuplai ke dua wilayah tersebut pada sore ini.

"Nanti sore akan melepas 1.200 ton ke wilayah timur untuk Maluku-Papua karena Papua juga harus Rp 14.000. Karena itu akan kita banjiri 1.200 ton (Minyakita) dari 3.000 ton yang akan kita kirim ke Maluku dan Papua barat dengan harga Rp 14.000," ucap Zulhas sapaan akrabnya saat ditemui usai pemantauan harga di Pasar Wates, Kulon Progo, DIY, Kamis (11/8/2022).

Berdasarkan hasil pemantauan Kemendag, saat ini di Maluku dan Papua, harga minyak goreng curah bisa mencapai Rp 17.000 per liter. Ini masih di atas standar harga yang ditentukan pemerintah yaitu Rp 14.000 per liter. Oleh sebab itu diperlukan menyesuaikan harga salah satunya lewat suplai Minyakita secara menyeluruh termasuk ke dua daerah tersebut.


Terkait pasokan Minyakita, Zulhas memastikan aman. Pihaknya sudah menjalin kerjasama dengan para produsen, dan mereka menyatakan siap memproduksi Minyakita dalam jumlah yang sesuai dengan permintaan pasar.

"(Pasokan) Minyakita nanti aman, karena kita sudah ada izin term of agreement ya. Pengalaman buruk kemarin (kelangkaan) nggak boleh terulang lagi, oleh karena itu pelaku di sektor minyak ini CPO (Crude Palm Oil) sudah ganti 3,4 juta untuk minyak curah dan Minyakita kemas sederhana itu, sudah dijamin," jelasnya.

Seperti diketahui, Kementerian Perdagangan telah meluncurkan minyak goreng curah berkemasan yang diberi nama Minyakita.

Minyakita sendiri ialah merek dagang resmi milik Kemendag, di mana produknya berisikan minyak goreng curah dalam kemasan sederhana. Produk ini diperdagangkan dengan harga Rp 14.000.

(sip/mbr)