Dari Furnitur hingga Tekstil, Ini 3 Industri UMKM Terbesar di Solo

Jihaan Khoirunnisa - detikJateng
Sabtu, 05 Feb 2022 13:08 WIB
BNI
Foto: Tangkapan Layar
Jakarta -

Pada tahun 2022 ada banyak indikator yang menyebutkan perekonomian nasional akan terus membaik. Salah satunya karena peran usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM yang diyakini menjadi pendorong kebangkitan ekonomi RI.

Merespons kondisi ini, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI pun memperkenalkan program BNI Xpora pada akhir 2021, dengan Solo yang menjadi pilot project. Pemimpin BNI SME Business Center Solo, Aditya Suprajogi berharap program ini dapat mempermudah pelaku usaha untuk bisa memasarkan produknya di luar negeri.

"Ini adalah salah satu produk untuk menggenjot UMKM yang berorientasi ekspor agar lebih go global. Jadi tagline kita go productive, go digital, dan go global. Memang ini erat kaitannya dengan digitalisasi di BNI," ujar Adit di acara virtual Detik-detik Sebelum launching detikJateng, Sabtu (5/2/2022).

Lebih lanjut dia mengungkapkan ada 3 golongan terbesar industri UMKM di Kota Solo. Yakni furnitur, tekstil dan produk tekstil, serta produk pertanian.

"Nomor 2 itu tekstil dan produk tekstil, seperti batik. Dan nomor tiga adalah produk pertanian. Tapi untuk awalnya kita lebih berfokus pada industri furnitur," katanya.

Adit menambahkan, melalui BNI Xpora pihaknya turut membantu UMKM dalam mencari pasar. Upaya ini dilakukan melalui business matching di 6 kantor cabang luar negeri yang dimiliki BNI, di antaranya London, Singapura, Hong Kong, New York, Tokyo, dan Seoul. Selain itu, BNI Xpora juga memberikan kemudahan lainnya kepada nasabah.

"Memang beberapa biaya dan kemudahan yang diberikan ke nasabah lebih ringan dari nasabah atau UMKM lokal. Di antaranya kalau ada debitur, suku bunganya lebih mudah. Kita juga adakan pelatihan. Misalnya untuk UMKM furnitur ada pelatihan untuk meningkatkan kualitas. Ada juga pelatihan terkait bumbu masak agar memperoleh sertifikasi halal," terang Adit.

Dikatakannya, ke depan BNI akan terus memperbesar dan memperluas program BNI Xpora. Sekaligus menyediakan bantuan permodalan bagi usaha, mulai dari skala home industry hingga korporasi.

"Kita mulai dari kecil sampai mereka bisa besar, kalau perlu biaya yang lebih tinggi lagi kita ada segmentasi menengah maupun korporasi. Kita juga sekarang lebih berorientasi digitalisasi banking. Ada juga mobile BNI yang mempermudah (UMKM) bertransaksi dari mana pun," pungkasnya.

Sebagai informasi, di acara Detik-detik Sebelum launching detikJateng pimpinan redaksi detikcom berbincang bersama sejumlah ahli, untuk membahas potensi Jawa Tengah dari sisi ekonomi digital dan UMKM.

Adapun acara ini akan mengawali rangkaian launching detikJateng sebagai starting point perjalanan regionalisasi di detikcom yang dimulai dari Jawa Tengah.



Simak Video "BNI Undian Rejeki BNI Versi Tesla"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/ega)