Rumah di Siwalan Pekalongan Hangus Terbakar

Rumah di Siwalan Pekalongan Hangus Terbakar

Robby Bernardi - detikJateng
Rabu, 04 Nov 2026 09:04 WIB
Kondisi rumah di Dukuh Gandu Kidul, Tengengwetan, Siwalan, Pekalongan, yang ludes terbakar, Rabu (4/11/2026).
Kondisi rumah di Dukuh Gandu Kidul, Tengengwetan, Siwalan, Pekalongan, yang ludes terbakar, Rabu (4/11/2026). Foto: dok. Polres Pekalongan
Pekalongan -

Kebakaran melanda rumah seorang pensiunan guru bernama Istono (65) di Dukuh Gandu Kidul, Desa Tengengwetan, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan. Rumah itu ludes dalam satu jam, dengan obat nyamuk bakar diduga jadi penyebab kebakaran.

"Api pertama kali diketahui muncul dari kamar depan yang biasa ditempati pemilik rumah. Dari keterangan saksi, terdengar suara seperti letupan api dari dalam rumah," kata Kapolsek Sragi, AKP Turkhan, Rabu (4/11/2026), dalam pesan singkatnya.

Turkhan menjelaskan, kebakaran terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu, Istono diketahui sedang berada di rumah anaknya karena merasa gerah di rumahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak lama setelah korban meninggalkan rumah, seorang saksi mendengar suara letupan dari dalam bangunan. Saat diperiksa, api ternyata sudah membesar dan mulai menjalar ke dinding rumah yang terbuat dari anyaman bambu.

ADVERTISEMENT

"Saksi kemudian berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar berdatangan untuk membantu memadamkan api. Namun, karena material bangunan mudah terbakar, api dengan cepat merambat ke dinding dan atap rumah," jelasnya.

Kobaran api kemudian menghanguskan seluruh bangunan beserta perabotan yang ada di dalamnya. Lokasi rumah yang berada di kawasan permukiman penduduk juga sempat menimbulkan kekhawatiran api merembet ke rumah warga lainnya.

Mendapat laporan dari Kepala Desa Tengengwetan, Kapolsek Sragi bersama anggota langsung mendatangi lokasi kejadian. Petugas kemudian berkoordinasi dengan Damkar Kabupaten Pekalongan dan warga untuk melakukan pemadaman.

"Anggota Polsek Sragi bersama petugas pemadam kebakaran dan masyarakat langsung melakukan upaya pemadaman. Alhamdulillah, sekitar pukul 03.00 WIB api berhasil dipadamkan sepenuhnya sehingga tidak sampai merembet ke rumah warga lainnya," ungkap Turkhan.

Berdasarkan analisis awal, kebakaran diduga dipicu obat nyamuk bakar yang tertiup angin dari kipas angin hingga mengenai benda-benda di sekitarnya. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih mengacu pada keterangan saksi dan pemeriksaan awal di lokasi.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, seluruh bangunan rumah dan isinya ludes terbakar.

"Api diduga berasal dari obat nyamuk bakar yang tertiup angin dari kipas angin di dalam kamar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Tapi, bangunan rumah beserta seluruh isinya ludes terbakar dengan kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp. 70 juta," paparnya.

Turkhan lantas mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan peralatan rumah tangga yang berpotensi memicu kebakaran, terutama pada malam hari ketika penghuni rumah sedang beristirahat.



(apu/ahr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads