5 Rumah Ambruk Imbas Hujan Angin di Gabus Grobogan

5 Rumah Ambruk Imbas Hujan Angin di Gabus Grobogan

Ardian Dwi Kurnia - detikJateng
Minggu, 01 Nov 2026 12:56 WIB
Hujan deras disertai angin kencang merusak sebuah gerai kopdes serta merobohkan lima rumah di Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan.
Hujan deras disertai angin kencang merusak sebuah gerai kopdes serta merobohkan lima rumah di Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan. Foto: Dok Polsek Gabus
Grobogan -

Hujan deras dan angin kencang terjadi di Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan selama dua hari terakhir. Akibatnya sebuah gerai koperasi desa merah putih (KDMP) dan lima rumah rusak.

"Sudah dua hari ketika sore terjadi hujan deras dan angin kencang," kata Kapolsek Gabus, AKP Witoyo melalui sambungan telepon kepada detikJateng, Minggu (1/11/2026).

Witoyo menjelaskan hujan deras dan angin kencang pertama terjadi pada Jumat (30/10/2026) sore. Sekitar pukul 16.00 WIB, KDMP di Desa Banjarejo dilaporkan rusak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"KDMP Desa Banjarejo plafon ambrol serta instalasi listrik di atasnya rusak dan pintu roling door jebol akibat hujan deras disertai angin kencang," ujar Witoyo.

ADVERTISEMENT

Di saat yang hampir bersamaan, sebuah rumah limasan kayu jati di Dusun Tanjung, Desa Tunggulrejo milik Komiyatu (44) dilaporkan roboh. Rerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

"Sebagian besar bangunan mengalami kerusakan hingga roboh. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, kerugian materiil yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp30 juta," jelas Witoyo.

Witoyo menyampaikan hujan deras disertai angin kencang kembali melanda Kecamatan Gabus pada Sabtu (31/10/2026) sore. Akibatnya empat rumah di Dusun Geri, Desa Keyongan ambruk sekitar pukul 17.00 WIB.

"Dua rumah berdekatan, yang dua lagi ada jarak 300 meter, tapi masih satu Dusun Geri," ucap Witoyo.

Empat warga yang rumahnya roboh masing-masing adalah Suwarjono Hadiningrat (46), Jayem (80), Eman Sulaeman (43), dan Manis (42). Rumah-rumah tersebut merupakan bangunan berbentuk limasan dengan konstruksi kayu jati, dinding papan, serta atap genteng.

Kerusakan terberat dialami rumah milik Suwarjono yang diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp60 juta.Sementara tiga rumah lainnya, diperkirakan mengalami kerugian masing-masing sekitar Rp 30 juta.

"Total kerugian materiil akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp150 juta. Dalam kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa," ujar Witoyo.

Witoyo mengimbau kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan ketika terjadi hujan deras yang disertai angin kencang, terutama bagi warga yang tinggal di rumah dengan kondisi bangunan yang sudah rapuh.

"Kami mengingatkan masyarakat agar segera mencari tempat yang lebih aman ketika terjadi angin kencang. Perhatikan kondisi bangunan rumah, hindari berteduh di dekat pohon besar atau bangunan yang rawan roboh, dan segera laporkan apabila terjadi kejadian serupa," pungkas Witoyo.



(afn/afn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads