Video seorang pria yang diduga melakukan pemukulan di Jalan Seroja Timur Buntu, Kelurahan Karangkidul, Kecamatan Semarang Tengah, viral di media sosial. Pria itu juga diduga melontarkan ancaman pembunuhan kepada korban.
"Seorang pria diduga melakukan tindak kekerasan terhadap seorang warga yang merupakan ayah dari
pelapor di wilayah Kelurahan Karangkidul, Kecamatan Semarang Tengah," tulis akun @beritasemaranghariini, seperti dilihat detikJateng, Minggu (25/10/2026).
"Berdasarkan keterangan pihak keluarga, pria tersebut diduga membawa senjata tajam (sajam) yang diselipkan di dalam jaketnya. Pelapor juga menyebut bahwa terduga pelaku dikabarkan pernah menjalani hukuman di lembaga pemasyarakatan (lapas) terkait kasus kekerasan," lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat dimintai konfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Semarang Tengah, Iptu Nurul, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (24/10) sekitar pukul 23.30 WIB.
"Untuk saat ini kami sedang mendalami perkaranya serta bukti dan fakta-fakta yang ada," kata Nurul melalui pesan singkat kepada detikJateng.
Ia mengatakan, kejadian bermula saat korban sedang mencuci perabotan dapur di samping rumahnya. Tak lama kemudian, terduga pelaku bernama H (50) alias Klowor datang ke pintu masuk rumah korban dan memanggil nama adik sepupu korban yang merupakan mantan istri terduga pelaku.
"Terduga pelaku kemudian berteriak memanggil dengan mengatakan 'Put, Put!' sambil menggedor pintu rumah korban yang tertutup," ucapnya.
Korban yang mendengar suara tersebut pun menoleh ke arah terduga pelaku sambil masih memegang perabotan dapur.
"Secara tiba-tiba, terduga pelaku diduga memukul korban bagian belakang leher sebelah kiri menggunakan tangan sekali," tuturnya.
Akibat pukulan tersebut, korban terjatuh. Saat berusaha bangkit, korban lantas kembali didorong hingga terjatuh untuk kedua kalinya.
"Setelah berdiri kembali, korban bertanya kepada terduga pelaku 'maumu apa, kok teriak-teriak?'. Terduga pelaku menjawab 'saya mencari Putri'," jelasnya.
Korban lantas mempertanyakan hubungan terduga pelaku dengan orang yang dicari tersebut. Terduga pelaku diduga merespons dengan melontarkan ancaman.
"Terduga pelaku mengatakan 'minta dibakar apa rumah kamu, apa tak bunuh sekalian'. Mendengar perkataan tersebut, korban mengambil telepon genggamnya. Terduga pelaku kemudian meninggalkan lokasi," jelasnya.
Setelah kejadian, korban menghubungi Bhabinkamtibmas Kelurahan Karangkidul dan melaporkan peristiwa tersebut. Petugas Polsek Semarang Tengah kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan menindaklanjuti laporan.
Nurul mengatakan korban telah membuat laporan polisi. Korban juga mengeluhkan rasa nyeri pada bagian belakang leher sebelah kiri akibat kejadian tersebut.
"Untuk korban sudah dibuatkan laporan polisi. Korban belum melakukan pengobatan dan sudah diarahkan untuk berobat dan melakukan pemeriksaan luar oleh dokter," jelasnya.
Lihat juga Video 'WN Australia Baku Hantam di Seminyak, Satpam Ikut Dipukul!':
(apl/apl)
