Korban Tewas Laka Truk Tabrak 2 Motor di Magelang Bertambah Jadi 3 Orang

Korban Tewas Laka Truk Tabrak 2 Motor di Magelang Bertambah Jadi 3 Orang

Eko Susanto - detikJateng
Selasa, 20 Okt 2026 12:27 WIB
Kecelakaan truk boks di Jalan Raya Magelang-Kopeng tepatnya di Turunan Slumut, Pakis, Kabupaten Magelang, Selasa (20/10/2026).
Kecelakaan truk boks di Jalan Raya Magelang-Kopeng tepatnya di Turunan Slumut, Pakis, Kabupaten Magelang, Selasa (20/10/2026). Foto: Eko Susanto/detikJateng
Magelang -

Korban meninggal akibat truk boks menabrak dua sepeda motor di jalan raya Magelang-Kopeng, tepatnya di turunan Slumut, Pakis, Kabupaten Magelang, bertambah menjadi tiga orang. Ketiga korban meninggal tersebut merupakan satu keluarga yang mengendarai motor PCX.

"Pengendara PCX meninggal di rumah sakit. Yang meninggal satu keluarga (pengendara PCX dan dua pemboncengnya). Ya ketiganya satu keluarga," kata Kanit Gakkum Satlantas Polresta Magelang Iptu Ricky S Hartono saat dihubungi detikJateng, Selasa (20/10/2026).

Kecelakaan itu melibatkan truk boks berpelat nomor B 9836 YM yang dikemudikan W (43), warga Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat. Truk itu melaju dari arah Kopeng menuju Magelang.

Saat melewati turunan, truk itu menabrak Honda PCX AA 2904 OB yang dikendarai A (35) warga Losari Pakis yang memboncengkan istrinya, RO (27), dan anaknya, AS (4). Kedua pembonceng itu meninggal di lokasi kejadian.


Truk boks itu juga menabrak Honda Beat AA 3155 ZG yang dikendarai H (27) warga Candimulyo, Magelang. H selamat dalam kecelakaan ini. Setelah berhasil dievakuasi, para korban dibawa ke RST dr Soedjono Magelang.

"Iya (dua korban meninggal di TKP). Terus satu korban meninggal di rumah sakit, pengendara PCX," ujar Ricky.

Pantauan di lokasi, truk boks tersebut juga menabrak lampu penerangan jalan. Truk boks itu baru berhenti setelah masuk ke tegalan warga dan menabrak pohon nangka hingga terguling.

Pengemudi truk boks itu sempat terjepit. Proses evakuasi dilakukan oleh Damkar Kabupaten Magelang dan Basarnas Unit Siaga Borobudur.

"Kami menerima informasi laka lantas di Pakis. Sampai di lokasi melakukan observasi ternyata sopir terjepit kakinya," kata Rescuer Basarnas Unit Siaga Borobudur, Ryan Aris Pramana, di lokasi kejadian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


"Kita menggunakan alat estrikasi untuk mengeluarkan korbannya. Kondisi korban alhamdulillah sadar. Korban terjepit di sebelah kaki," imbuhnya.

Ryan menambahkan, proses evakuasi membutuhkan waktu sekitar 15 menit.

"Kendalanya posisi truk terguling," tambah Ryan.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan truk boks B 9836 YM menabrak dua sepeda motor terjadi di jalan raya Magelang-Kopeng, tepatnya turunan Slumut, Pakis, Kabupaten Magelang, Selasa (20/10) sekitar pukul 06.25 WIB.

ADVERTISEMENT

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Magelang Iptu Ricky S Hartono menyampaikan, kecelakaan terjadi diduga karena pengemudi truk kurang konsentrasi sehingga menabrak dua pemotor dari arah berlawanan.

"Di mana kendaraan truk yang berjalan dari arah Kopeng menuju ke arah Magelang diduga karena kurang konsentrasi. Akhirnya dari arah atas menabrak dari arah bawah kendaraan roda dua, yaitu antara PCX dan Beat,"ujarnya.

"Kejadian tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia, yaitu pembonceng PCX, ibu dan anak. Untuk pengendara Beat tidak apa-apa," sambung Ricky.

Sopir truk berinisial W (43), warga Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, yang sempat terjepit berhasil dievakuasi dan kini dirawat di RST.

Mengenai penyebab kecelakaan, Ricky menyampaikan, saat ini masih dilakukan pendalaman. Termasuk kemungkinan terjadinya rem blong.

"Masih kita dalami, kemungkinan besar apakah rem blong atau nggak, masih kita dalami," tambahnya.

Sementara itu, Rescuer Basarnas Unit Siaga Borobudur, Ryan Aris Pramana, mengatakan pihaknya menerima informasi kejadian kecelakaan lalu lintas sekitar pukul 07.45 WIB.



(dil/alg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads