Pengakuan Ngeri Pria Brebes Mutilasi Ayah hingga Jasad Hancur

Pengakuan Ngeri Pria Brebes Mutilasi Ayah hingga Jasad Hancur

Tim detikJateng - detikJateng
Senin, 19 Okt 2026 09:48 WIB
Polisi membongkar septic tank di rumah anak ngaku mutilasi ayah kandung, Minggu (18/10/2026).
Polisi membongkar septic tank di rumah anak ngaku mutilasi ayah kandung, Minggu (18/10/2026). Foto: Imam Suripto/detikJateng
Solo -

Seorang pria di Brebes berinisial HS mendatangi polisi dan mengaku memutilasi ayahnya. Kepada polisi, dia menjelaskan aksi sadis yang dilakukannya.

"Pengakuannya, ayah dia dibunuh dan dipotong 10 bagian. Potongan direbus 2 hari hingga hancur dan dibuang ke sungai Kluwut yang menuju ke laut. Tulangnya dibakar hingga menjadi abu," kata Kanit Reskrim Polsek Kersana, Aiptu Heri Sukamto, Minggu (18/10/2026).

HS mendatangi Mapolsek Kersana pada Kamis (16/10) malam. Saat ditanyai anggota Polsek Kersana, dia mengaku telah membunuh sang ayah beberapa bulan yang lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Polisi langsung melakukan penyelidikan termasuk mendatangi rumah HS di kompleks perumahan di Desa Kemukten, Kecamatan Kersana, Brebes. Septic tank di rumah tersebut di bongkar sebagai salah satu upaya penyelidikan.

ADVERTISEMENT

"Hari ini (kemarin), rumah HS yang di kompleks perumahan dibongkar bagian septic tank-nya," jelas Heri.

"Ini bagian upaya menindaklanjuti pengakuan HS. Barangkali ada bagian tubuh yang dibuang di WC," imbuhnya.

Sementara itu, tetangga sekaligus kerabat HS, Ina membenarkan ayah HS belakangan ini tidak terlihat. Namun menurut HS, ayahnya sedang jualan siomay di Kota Tegal.

"Nggak ada yang merasa curiga. Kata HS memang ayahnya lagi jualan siomay menggunakan sepeda motor. Kalau istrinya butuh uang dan tanya keberadaan ayahnya, HS selalu mengatakan bahwa kebutuhan keluarganya dia yang tanggung," kata Ina, Sabtu (17/10).



(alg/ahr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads