Jumlah korban dugaan keracunan es buah di wilayah Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, kembali bertambah menjadi 251 orang. Selain itu, 86 korban masih menjalani perawatan di rumah sakit.
"Updating untuk hari ini per jam 09.00 WIB, data yang masuk ke Dinas Kesehatan jumlah pasien itu 251. Dan yang dirujuk atau di rumah sakit 195 diobservasi," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magelang, dr Lies Pramudiyanti, kepada wartawan di kantornya Jalan Soekarno Hatta No 47 Sawitan, Jumat (16/10/2026).
"Jumlah rawat inap di Merah Putih ada 55, Muntilan 28, Bukit Menoreh 2 dan Candi Umbul 1. Ada 86 pasien," lanjut Lies.
Lies menuturkan, pihaknya masih menyiagakan posko di Puskesmas Kajoran 1 dan Kajoran 2.
"Dan posko di Puskesmas Kajoran 1 dan Kajoran 2 masih tetap kita siapkan dengan tenaga kesehatan. Yang kita sediakan dari beberapa Puskesmas untuk membantu posko di Kajoran 1 dan Kajoran 2," terangnya.
Lies melanjutkan, 195 korban yang diobservasi tersebut dibawa ke sejumlah rumah sakit, seperti RSUD Merah Putih, RSUD Muntilan, RSUD Bukit Menoreh Salaman dan RSUD Candi Umbul Grabag.
"Ini di tiga rumah sakit (Merah Putih, Muntilan, Menoreh) dan terakhir tadi itu dari Candi Umbul. Ini ada tambahan satu pasien yang dirawat inap di RSUD Candi Umbul," ujar Lies.
Lies menambahkan, sampel makanan yang diduga menjadi penyebab lebih dari 200 orang keracunan sudah dikirim menuju Laboratorium pada Kamis (15/10).
"Kita kirim kemarin hari Kamis. Sampai saat ini kami belum memperoleh hasilnya. Tapi, nanti hasilnya kalau ada segera kami sampaikan. (Sekitar) 3 sampai 5 hari (keluar hasilnya)," paparnya.
Dihubungi terpisah, Kepala Bidang Penunjang RSUD Merah Putih, drg Rurit Obyantoro mengatakan, berdasarkan data terbaru hari ini per pukul 07.15 WIB, pasien yang masuk Instalasi Gawat Darurat (IGD) berjumlah 88 orang.
"Jumlah pasien masuk IGD 88 orang dengan rincian anak 26, bumil 4, dewasa 58," kata Rurit dalam pesannya kepada detikJateng.
"Kondisi pasien rawat jalan/pulang 33 orang dan ranap (rawat inap) 55 orang. 55 orang ranap terdiri bumil 4 orang, anak 19 dan dewasa 32," imbuhnya.
Sementara di RSUD Muntilan, total menangani 48 korban dugaan keracunan.
"Update data suspek intoksikasi makanan Kajoran RSUD Muntilan jumlah pasien masuk IGD 48 orang. Dari 48 orang terdiri anak 16 dan dewasa 32," kata Direktur RSUD Muntilan, dr Yuniar, dalam pesannya.
"Kondisi pasien, observasi 1 orang, pro ranap 27 orang, anak 13 orang, dewasa 14 orang. Untuk rajal (rawat jalan) anak 3 orang dan dewasa 17 orang," tambahnya.
Sebagai informasi, ratusan warga Kecamatan Kajoran itu mengalami gejala keracunan usai menyantap es buah yang dibeli di Dusun Ngabean.
"Saat ini yang bisa kami data untuk korban keracunan berjumlah sekitar 140-an orang. Dan ini bisa terus bertambah karena porsi yang (terjual) 300 porsi. Dan satu porsi bisa dimakan bisa lebih dari satu orang," kata Kasat Reskrim Polresta Magelang, Kompol La Ode Arwansyah, kepada wartawan di Polresta Magelang, Rabu (14/10).
Es buah itu dibeli ratusan warga di Dusun Ngabean, Desa Sidowangi, Kecamatan Kajoran pada Selasa (13/10).
Kompol La Ode menjabarkan, pedagang es buah rupanya ikut keracunan setelah mencicipi dagangannya sendiri.
"Kebetulan korban, apa yang pemilik warung juga itu mencicipi es buahnya juga sakit juga. Jadi masih keterangan, iya masih keterangan awal belum bisa detail. Nanti kita sampaikan lah detailnya," tuturnya.
Simak Video "Berenang dan Menyusuri Panjangnya Kali Udal Gumuk di Magelang yang Menakjubkan "
(apu/ahr)