Hiu Paus 6 Meter Terdampar Mati di Pantai Tanggulangin Kebumen

Rinto Heksantoro - detikJateng
Kamis, 15 Okt 2026 13:56 WIB
Hiu paus terdampar mati di pantai wilayah Kebumen, Kamis (15/10/2026). Foto: Dok. Komunitas Penggerak Konservasi Balawisata Kebumen
Kebumen -

Seekor hiu paus tutul ditemukan mati terdampar di kawasan pesisir pantai Kebumen. Setelah diperiksa sesuai prosedur dan diambil sampelnya oleh petugas berwenang, bangkai mamalia laut sepanjang sekitar 6 meter itu akan dikubur di sekitar pantai.

"Info awalnya dari nelayan ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB pagi tadi. Jenisnya hiu paus tutul, panjangnya sekitar 5 sampai 6 meter," kata perwakilan Komunitas Penggerak Konservasi Balawisata Kabupaten Kebumen, Anggito Sukmanto, saat dihubungi detikJateng, Kamis (15/10/2026).

Anggito mengatakan, hiu paus yang beratnya diperkirakan lebih dari satu ton itu pertama kali ditemukan oleh nelayan setempat di pinggir pantai, tepatnya sebelah selatan Mercusuar Tanggulangin, Kecamatan Klirong, Kabupaten Kebumen.

Anggito menjelaskan bahwa saat ini hiu paus tersebut sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Meskipun sempat ada laporan dari warga bahwa mamalia tersebut masih bergerak saat pertama kali terempas ke pinggir pantai, kondisi fisik hiu kini dipastikan sudah mati.

"Posisi sekarang sudah mati. Tadi pas minggir ada yang bilang masih hidup, tapi kalau melihat kondisinya sekarang sudah mati," jelasnya.

Saat ini pihak konservasi bersama instansi terkait sedang mempersiapkan penanganan bangkai hiu tersebut sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) penanganan satwa terdampar. Tim gabungan dari Dinas terkait, SeaLife Indonesia, serta dokter hewan dari Yogyakarta dijadwalkan turun ke lokasi untuk melakukan pengukuran dan proses nekropsi.

"Nanti dari tim mau diukur dulu sesuai SOP. Lalu ada dokter hewan dari Jogja yang akan melakukan nekropsi untuk mengambil sampel jaringannya. Setelah proses pemeriksaan selesai, bangkai hiu akan segera dikuburkan di lokasi setempat menggunakan alat berat," pungkas Anggito.



Simak Video "Di balik birunya laut Maratua, sang raksasa lembut menjaga keseimbangan samudra."

(dil/apu)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork