Misteri penembakan terhadap Panji Suherman (23), tukang tambal ban di Boyolali mulai terungkap. Tim Reskrim Polres Boyolali berhasil menangkap pelaku penembakan tersebut.
"Untuk pelaku sudah kita amankan dini hari tadi," ujar Kasat Reskrim Polres Boyolali, AKP Indrawan Wira Saputra, saat diminta konfirmasi detikJateng melalui telepon selulernya, Selasa (13/10/2026).
Indrawan menjelaskan pelaku yang diamankan tersebut berinisial J, warga Boyolali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Inisial J," terangnya.
Setelah berhasil ditangkap, pelaku kemudian digelandang ke Mapolres Boyolali untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik kini masih terus melakukan pemeriksaan secara mendalam, termasuk untuk mengetahui motif pelaku menembak korban.
"Saat ini sedang kita lakukan pemeriksaan secara mendalam untuk mengetahui motif dari pelaku melakukan aksi tersebut," kata Indrawan.
Kasat Reskrim menyatakan, untuk keterangan lebih lanjut terkait penangkapan pelaku penembakan terhadap Panji Suherman, pemilik tambal ban itu akan disampaikan saat pers rilis.
"Nanti kita sampaikan pada saat release ya," tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang pemilik bengkel tambal ban di Boyolali, menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal (OTK). Akibat kejadian itu, korban mengalami luka tembak di beberapa bagian tubuhnya, salah satu peluru bersarang di pipinya..
"Iya, kami akan sampaikan terkait kronologi peristiwa terjadinya dugaan penganiayaan yang mana diduga dilakukan penembakan dengan menggunakan senjata jenis air softgun," kata Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, kepada para wartawan Sabtu (10/10/2026).
Dijelaskan Kapolres, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.45 WIB, Sabtu (10/10). Di bengkel tambal ban milik korban, di jalan Pandanaran, wilayah Kampung Ngrancah Wetan, Kelurahan Siswodipuran, Kecamatan/Kabupaten Boyolali.
Korbannya yakni Panji Suherman (23), pemilik tambal ban tersebut. Kejadian itu pun sempat membuat geger warga sekitar. Korban yang mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuhnya, kemudian segera dibawa ke Rumah Sakit Hidayah, Mojosongo, Boyolali untuk mendapatkan pertolongan medis.
Kapolres menjelaskan kronologi penembakan tersebut. Saat kejadian korban sedang berada di dalam tempat usahanya, bengkel tambal ban. Korban sedang istirahat dalam posisi tiduran dan bermain handphone.
"Korban sendiri sedang beristirahat tiduran memainkan handphone, kemudian didatangi oleh terduga pelaku, yang kemudian terduga pelaku tersebut langsung menodongkan senjata jenis air soft gun terhadap korban yang sedang dalam keadaan tiduran dan langsung menembakkan sebanyak lima kali," terangnya.
Tembakan itu mengenai pipi korban sebelah kiri, hidung, lalu bagian dada dan kepala bagian belakang. Peluru dari senjata tersebut juga ada yang sempat bersarang di pipi korban, sehingga petugas medis melakukan operasi kecil untuk mengeluarkan peluru itu.
