Pencurian satu sepeda motor Honda Scoopy dengan cara dinaikkan ke pikap di Muntilan, Kabupaten Magelang, jadi viral di media sosial. Polisi menyatakan sudah menerima laporan korban dan sedang melakukan penyelidikan.
Video tersebut salah satunya diunggah akun Instagram @magelang_raya. Dalam unggahan tersebut diberi keterangan,"Pencurian motor di Gunung Pring Muntilan Magelang Jumat 9 Oktober 2026. Kronologinya seorang owner Dimah beauty salon (dukuhan gunungpring muntilan) memarkirkan motornya di depan salon nya. Dengan kondisi di kunci stang, dan baru mengerjakan klient nya didalam skitar pukul 18.30 kluar dari Salon, motor sudah tidak ada. Karna tidak ada cctv di salon tsb menindak lanjuti nyari cctv dr tetangga sebelah ternyata motor di curi dengan di naikan di angkut menggunakan pick up," tulis keterangan akun itu seperti dilihat detikJateng, Selasa (13/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam rekaman CCTV, terlihat Scoopy berpelat AA 2729 ADB milik perempuan berinisial SM telah diangkut menggunakan pikap. Dalam video tersebut, nopol pikap tidak terlihat.
PS Kasi Humas Polresta Magelang, Ipda Ady Lilik Purbianto, saat dimintai konfirmasi membenarkan adanya pencurian motor itu.
"Benar kejadian di medsos itu sudah laporan di Polresta Magelang. Pelapor atas nama Saudari SM, perempuan," kata Ady kepada detikJateng di ruang kerjanya, Selasa (13/10).
Kronologi dugaan pencurian, kata Ady, pada Jumat (9/10) sekitar pukul 14.00 WIB, korban tiba di salon miliknya berada di Dusun Dukuhan, Desa Gunungpring, Kecamatan Muntilan.
"Korban menggunakan sepeda motor Honda Scoopy AA 2729 ADB. Kemudian motor tersebut diparkir di depan ruko sebelah salon, korban bekerja di salon. Sekitar pukul 16.00 WIB, keluar membeli tisu masih ada motor tersebut," jelas Ady.
"Korban kembali ke salon lagi dan diparkir di depan ruko lagi. Kemudian korban menyapu di depan salon, sepeda motor masih ada, terus masuk ke dalam salon lagi, keluar magrib. Jadi pas magrib keluar, niatnya mau lihat antrean masih berapa, terus ngecek di parkiran ternyata motor itu sudah nggak ada," imbuhnya.
Ady menambahkan, korban mencari keberadaan motornya berdasarkan rekaman CCTV. Terlihat kemudian sepeda motornya dinaikkan pikap warna hitam.
"Nopolnya (pikap) tidak jelas karena tersorot lampu. Terus korban bertanya dengan beberapa orang yang ada di sekitar salon dan ada orang yang bilang melihat bahwa motor tersebut didorong ke arah SMP Negeri 1 Muntilan," kata dia.
"Dugaan pencurian itu didorong dulu, terus dinaikkan pikap (dibawa kabur). Dengan ciri-ciri orang yang mendorong motor itu laki-laki, menggunakan celana pendek, baju putih, memakai topi, sandal jepit berkulit sawo matang, usia sekitar 25 sampai 30 tahun," tambahnya.
Ady menegaskan, data belum lengkap karena baru sebatas aduan.
"Yang jelas sudah ada dari unit Sat Reskrim sudah melakukan penyelidikan, dari Resmob Polresta juga sudah lidik juga. Nanti perkembangan kita update lagi," pungkasnya.
