Bus Rombongan Persib U-18 Diserang Kelompok Tak Dikenal di Rest Area Tol Batang

Bus Rombongan Persib U-18 Diserang Kelompok Tak Dikenal di Rest Area Tol Batang

Robby Bernardi - detikJateng
Senin, 12 Okt 2026 09:33 WIB
Foto kerusakan bus rombongan tim Persib U-18 usai diserang di res area Batang.
Foto kerusakan bus rombongan tim Persib U-18 usai diserang di res area Batang. Foto: Dok. Tangkapan layar
Batang -

Bus yang membawa rombongan pemain Persib Bandung U-18 diserang sekelompok orang tak dikenal di Rest Area KM 360 Tol Batang, Minggu (11/10) malam. Akibat kejadian itu, bus mengalami kerusakan dan satu orang dilaporkan mengalami luka.

"Ya terjadi perusakan dengan memecah kaca bus rombongan bus pemain U-18 Persib Bandung di Rest Area 360 Batang. Ada juga Penganiayaan pada salah satu Official Persib U-18," kata Kasatreskrim Polresta Batang, Kompol Bintoro Thio Pratama, saat dikonfirmasi melalui pesan singkatnya, Senin (12/10/2026) pagi.

Dijelaskan Thio, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (11/10) sekitar pukul 21.27 WIB. Saat itu, rombongan Persib U-18 yang berjumlah sekitar 30 orang baru tiba di Rest Area KM 360 Tol Batang. Rombongan di bus BIMA TRANS, nomor polisi Z 7539 GZ dikemudikan Muhammad Ainur Ridha yang juga sebagai pelapor dalam peristiwa tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Rombongan pemain U-18 Persib Bandung beserta official berjumlah sekitar 30 orang menggunakan satu unit bus Bima Trans meninggalkan Hotel Monolog Solo setelah selesai kegiatan kompetisi pertandingan U-18," kata Bintoro.

Setibanya di rest area, bus kemudian diparkir. Kernet bus bernama Irsad turun untuk mengambil koper yang berada di bagasi.

ADVERTISEMENT

Saat itulah, seorang pria tidak dikenal menghampiri dan menanyakan apakah bus tersebut membawa rombongan Persib.

"Selanjutnya orang tersebut memanggil teman-temannya yang lain dengan berkata, 'Bang sini ini benar rombongan Persib'," ujar Thio.

Tak lama kemudian, sejumlah orang datang mendekati bus. Mereka diduga melakukan penyerangan dengan melempar batu hingga memecahkan kaca bus bagian kiri belakang dan kanan belakang.

"Selain merusak bus, seorang official Persib U-18 bernama Pandu juga menjadi korban penganiayaan," ungkapnya.



(apl/ahr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads