Polisi menyelidiki dugaan tawuran yang menewaskan pelajar berinisial FF (16), di depan RSUD Banyumanik. Polisi tengah mencari CCTV untuk menemukan pelaku.
Pantauan detikJateng di tempat kejadian perkara (TKP), depan RSUD Banyumanik 2 Semarang, Kecamatan Banyumanik, tampak TKP terdapat garis berwarna hijau penanda TKP.
Selain terlihat gambar garis hijau di depan tulisan RSUD Banyumanik, terdapat pula tulisan 1, 2, 3, berwarna hijau di tengah pembatas jalan.
"Kami masih melakukan penyelidikan, pelakunya masih dicari," kata Kapolsek Banyumanik, Kompol Hengki Prasetyo saat dihubungi detikJateng, Minggu (11/10/2026).
Ia mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan apakah peristiwa itu berkaitan dengan tawuran. Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan dan mencari CCTV di sekitar lokasi.
"Kami juga masih melakukan penelusuran CCTV yang ada," ucapnya.
Sementara itu, Wakasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKP Jumani, membenarkan garis hijau tersebut merupakan TKP dugaan tawuran yang terjadi subuh tadi.
"Masih kita dalami," ucapnya.
detikJateng telah mencoba bertanya kepada satpam RSUD Banyumanik 2 serta warga sekitar, tetapi tak ada yang mengetahui kejadian tersebut. Menurut salah satu satpam yang tak ingin dituliskan identitasnya, peristiwa itu terjadi saat dirinya belum masuk piket di RSUD Banyumanik 2.
"Saya masuk tadi mulai sekitar jam 08.00 WIB, saya cuma dengar kalau benar ada orang tergeletak di depan, tapi kurang tahu meninggal atau nggak. Karena waktu itu yang tahu satpam yang shift malam," kata satpam itu..
Ia mengatakan, sekitar pukul 04.00 WIB, warung yang berada di sekitar lokasi pun masih tutup dan suasana sepi. Menurutnya, lokasi itu jarang menjadi lokasi tawuran, ia mengaku baru kali ini mendapati adanya korban diduga akibat tawuran.
Sebelumnya diberitakan, seorang pelajar ditemukan tergeletak di depan RSUD Banyumanik 2 Semarang. Pelajar laki-laki itu diduga tewas akibat menjadi korban tawuran dan ditemukan tergeletak pukul 04.00 WIB.
"Benar. Korban tergeletak sendiri dan luka di bagian kepala. Inisial FF (16), masih pelajar," kata Wakasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKP Jumani melalui pesan singkat kepada detikJateng, Minggu (11/10/2026).
Ia menyebut, korban tergeletak di depan RSUD Banyumanik beserta motornya. Korban diduga merupakan korban tawuran.
"Dugaannya seperti itu (korban tawuran). Sementara masih kita dalami kejadian tersebut. (Korban meninggal?) Betul, sekarang korban di RS Bhayangkara untuk dilakukan autopsi," ucapnya.
Simak Video "Video: Diduga Cemburu, Anak Lurah Ditusuk Pacar Hingga Tewas di Gresik"
(ahr/ahr)