Sempat Ditolak Warga, Pemkot Solo Sterilkan Parkir Depan Masjid Zayed

Tara Wahyu NV - detikJateng
Jumat, 09 Okt 2026 19:09 WIB
Pemkot Solo melakukan sterilisasi parkir masjid zayed sisi barat di Masjid Zayed Solo, Jumat (9/10/2026). Foto: Dok. Humas Pemkot Solo
Solo -

Pemkot Solo mensterilkan parkir di depan Masjid Zayed yang sebelumnya sempat mendapat penolakan dari Rejosari RW 13 Gilingan, Banjarsari, Solo. Sterilisasi beradai di Jalan Mentawai 1 sisi barat.

"Intinya kita cari titik tengahnya. Kita menegaskan supaya parkir lebih tertib lagi, yang beribadah, UMKM sekitar bisa hidup, dan ketimpangan di Masjid Zayed bisa selesai. Intinya mensterilkan ini agar tidak ada yang parkir," kata Wali Kota Solo, Respati Ardi di Masjid Raya Sheikh Zayed, Jumat (9/10/2026).

Sterilisasi ditandai dengan dibukanya penutup rambu larangan parkir di depan pintu masuk sisi timur masjid. Pemkot memastikan penataan dilakukan dengan tetap memperhatikan nasib warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terdampak.

"Jadi Pemkot hadir untuk supaya parkir lebih tertib lagi, orang ingin beribadah jangan sampai terbebani masalah parkir, dan dari yang seharusnya untuk keluar parkir bisa mayoni pedagang dan UMKM sekitar. Saya berdoa dan berharap UMKM sekitar bisa hidup, bisa ramai, dan ketimpangan di Masjid Zayed bisa terselesaikan dengan baik," ungkapnya

Respati mengatakan pengunjung bisa memanfaatkan fasilitas parkir gratis di halaman Masjid Raya Sheikh Zayed, baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat. Dengan demikian, uang yang sebelumnya digunakan untuk membayar parkir diharapkan bisa dialihkan untuk berbelanja di warung atau UMKM sekitar.

"Saat ini ada parkir gratis di halaman parkir Masjid Zayed hingga kapasitas yang cukup untuk roda empat maupun roda dua," ucapnya.

Respati juga memastikan Pemkot tidak akan meninggalkan warga yang terdampak kebijakan tersebut. Bantuan untuk pengembangan UMKM akan disiapkan sebagai salah satu upaya menjaga penghidupan masyarakat.

"Intinya tidak ada yang kami tinggalkan," ujarnya.

Respati mengatakan pengunjung kini dapat memarkirkan kendaraannya di halaman Masjid Raya Sheikh Zayed tanpa dipungut biaya.

"Supaya parkir lebih tertib lagi, orang mau beribadah jangan sampai terbebani masalah parkir. Yang seharusnya uangnya untuk parkir bisa untuk melarisi UMKM sekitar," terangnya.

Ia menyebut area parkir di dalam masjid memiliki kapasitas sekitar 60 mobil dan 100-an sepeda motor. Pemkot juga berupaya memperhatikan warga sekitar yang sebelumnya menggantungkan penghasilan dari aktivitas parkir di sisi barat Jalan Mentawai 1.

"Kapasitas 60 kendaraan roda empat dan roda dua bisa sampai 100," tuturnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta, Taufiq Muhammad, mengatakan kendaraan roda empat dan kendaraan besar akan diprioritaskan masuk ke halaman parkir masjid.

"Yang di luar ini untuk njagani kalau parkir di dalam halaman masjid penuh. Tetapi diutamakan parkir masuk ke dalam dulu. Untuk membiasakan ini nanti petugas dan tim pengawas dari satgas akan di sini dulu seminggu," jelas Taufiq.

Taufiq mengatakan, Dishub bersama tim operasi gabungan dan Satgas akan melakukan pengawasan di lokasi selama sepekan ke depan. Masa tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk menyosialisasikan kebijakan baru kepada masyarakat dan mengevaluasi pelaksanaannya.

"Nanti untuk petugas, kalau kami dari Dishub dan tim opgab gabungan dan Satgas, itu nanti seminggu dulu siaga di sini untuk evaluasi," jelasnya.

Ia mengatakan petugas juga menyiapkan tindakan bagi kendaraan yang masih nekat parkir di sisi barat Jalan Mentawai 1. Sanksi yang disiapkan antara lain penderekan kendaraan hingga penggembokan.

"Kami sudah siapkan petugas. Dari penderekan sampai penggembokan kan disiapkan. Untuk seminggu kita berikan sosialisasi dulu," katanya.




(apl/afn)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork