Viral Tarif Parkir Bus di Masjid Zayed Rp 100 Ribu, Walkot Ancam Cabut Izin

Viral Tarif Parkir Bus di Masjid Zayed Rp 100 Ribu, Walkot Ancam Cabut Izin

Tara Wahyu NV - detikJateng
Jumat, 14 Agu 2026 20:13 WIB
Walkot Solo kumpulkan jukir di Masjid Sheikh Zayed, Jumat (14/8/2026).
Walkot Solo kumpulkan jukir di Masjid Sheikh Zayed, Jumat (14/8/2026). Foto: Tara Wahyu NV/detikJateng
Solo -

Wali Kota Solo, Respati Ardi, melakukan inspeksi mendadak di kawasan parkir Masjid Raya Sheikh Zayed usai viral soal tarif parkir bus sebesar Rp 100 ribu. Keluhan itu sebelumnya diunggah akun @beritasoloharini yang memperlihatkan karcis bus parkir Rp 100 ribu.

Menindaklanjuti temuan tersebut, Respati mengumpulkan para petugas parkir, baik di timur maupun barat Masjid Zayed Solo. Respati memberikan ultimatum kepada petugas parkir yang melakukan pungutan liar (pungli).

"Saya hari ini sudah sampaikan untuk menyanksi tegas jika ada pungli biaya parkir yang di luar ketentuan. Kita hari ini sampaikan secara langsung bahwa ini merugikan wisatawan, tentunya merugikan ekonomi masyarakat sekitar juga," katanya di kawasan parkir timur Masjid Sheikh Zayed, Solo, Jumat (14/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Respati menegaskan bahwa Pemkot akan mencabut hak pengelolaan parkir apabila ketahuan ada pungli. Ia juga tak segan-segan membawa ke ranah hukum.

"Cabut hak pengelolaan ya, kita cabut hak pengelolaan parkirnya di sana sudah, intinya begitu. Sudah, tadi sudah disampaikan mau dibawa ke Polsek, Tipiring, dan lain-lain. Ketentuannya nanti dari bapak-bapak penegak hukum yang akan menjelaskan. Tapi yang jelas jika masih terjadi lagi, langsung kita cabut izinnya," tegasnya.

ADVERTISEMENT

Respati mengatakan, pihaknya akan menata kawasan parkir Masjid Zayed, terutama soal tarif parkirnya.

"Di parkir wilayah timur, barat, utara, selatan Masjid Zayed juga akan kita buat kawasan wisata khusus, ada tarif khusus yang terang, jadi warga yang ingin berkunjung itu mengetahui tarif yang berlaku," terangnya.

Terpisah, salah satu juru parkir di barat Masjid Zayed, Gatot, mengakui bahwa ada tarif parkir sebesar Rp 100 ribu di bekas lahan Denbekang. Menurutnya, tarif tersebut sudah termasuk servis untuk sopir bus.

"Sebetulnya bukan full buat kita, Mas. Jadi nanti itu ada buat sopir. Kalau masuk sini, sopir dapat minum, itu termasuk servis. Terus nanti ada yang menjemput bus sendiri, itu juga dapat fee," ujarnya.

Gatot mengatakan, selain untuk layanan bagi sopir agar tidak jenuh saat menunggu penumpangnya, uang tersebut juga dialokasikan untuk biaya operasional lainnya.

"Belum dipotong kebersihan, terus nanti belum dipakai buat listrik. Jadi kita itu cuma dapat separuhnya saja, Rp 50.000. Nah, itu pun kalau cuma ada 10 bus, dapat Rp 500.000 itu dibagi 23 orang yang kerja di sini," ujar dia.

Gatot mengatakan bahwa pendapatan para petugas parkir bergantung pada ramai atau tidaknya pengunjung. Pada hari biasa atau weekdays, seringkali tidak ada bus yang parkir sehingga mereka tidak mendapat uang sama sekali.

"Harian nggak mesti. Kayak gini nggak ada apa-apa, ya kita nggak dapat. Kita nggak pulang, ya cuma nggak bawa uang," kata Gatot.

Terkait besaran tarif Rp 100 ribu, Gatot menyebutkan bahwa itu mengikuti tarif yang berlaku di lingkungan sekitar masjid. Ia mengklaim hampir semua titik parkir bus di kawasan tersebut mematok harga yang sama.

"Kalau Rp 100 ribu itu sebetulnya bukan cuma sini tok, Mbak. Semuanya, lingkungan sini bus Rp 100 ribu tarifnya. Jadi kita juga ikut. Dulu awalnya sini Rp 50 ribu, tapi karena semua sana-sana Rp 100 ribu, kita ikut Rp 100 ribu. Takutnya nanti ada pergeseran, nggak enak," ujar dia.

Mengenai rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Solo yang akan menyeragamkan tarif parkir sesuai aturan resmi, Gatot mengaku akan melakukan koordinasi internal dengan tim lapangan.

"Kalau itu nanti saya nggak bisa mutusin ya. Mungkin nanti kita baru ada perundingan lagi aja, baiknya gimana. Kita nanti pokoknya perundingan satu kru, satu tim," pungkasnya.



(dil/afn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads