8,5 Juta Kendaraan Diprediksi Lewat Solo Saat Mudik, Berikut Titik Kemacetan

8,5 Juta Kendaraan Diprediksi Lewat Solo Saat Mudik, Berikut Titik Kemacetan

Agil Trisetiawan Putra - detikJateng
Selasa, 10 Mar 2026 22:06 WIB
Kepala Dishub Solo Taufiq Muhammad, saat ditemui di Kantor Dishub Solo, Selasa (10/3/2026)
Kepala Dishub Solo Taufiq Muhammad, saat ditemui di Kantor Dishub Solo, Selasa (10/3/2026). Foto: Agil Trisetiawan Putra/detikJateng.
Solo -

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo memprediksi akan ada kenaikan sebanyak 5 persen jumlah pemudik tahun ini atau 8,5 juta kendaraan. Hal ini disebabkan libur lebaran tahun ini cukup panjang.

Kepala Dishub Solo Taufiq Muhammad mengatakan, dari perhitungan jumlah kendaraan pada H-7 sampai H+7 tahun lalu, ada 8,1 juta kendaraan yang keluar masuk Kota Solo. Angka itu diprediksi naik 5 persen pada arus mudik lebaran tahun ini.

"Karena libur lebaran tahun ini bertambah, gandeng sama liburnya hari raya Nyepi. Berdasarkan dari data yang ada, baik pemudik maupun wisatawan ke Solo bertambah 5 persen, sekitar 400an ribu. Sehingga kita prediksi keluar masuk kendaraan di Solo sekitar 8,5 jutaan kendaraan," kata Taufiq, saat konferensi pers di Kantor Dishub Solo, Selasa (10/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan lonjakan jumlah kendaraan itu, Kota Solo Dihantui kemacetan. Taufiq mengatakan, titik kemacetan berada di tempat wisata, tempat kuliner, dan persimpangan.

ADVERTISEMENT

"Rata-rata kemacetan di persimpangan, perlintasan sebidang, pusat kuliner, dan pariwisata. Seperti Sate Manto, Coffe shop Slamet Riyadi, Pasar Gede, Masjid Zayed, Solo Safari, hingga Taman Balaikambang," ucapnya.

Sejumlah antisipasi dilakukan untuk mengurangi kepadatan yang akan terjadi di Kota Solo selama libur Lebaran tahun ini. Termasuk pemanfaatan teknologi kamera CCTV Dishub yang tersebar di 68 titik persimpangan.

Taufiq mengatakan, CCTV Dishub tidak hanya berfungsi untuk memantau arus lalu lintas, namun juga sebagai detektor dan pengendalian untuk melakukan intervensi pada durasi lampu merah.

Antisipasi parkir ngepruk juga telah dilakukan dengan memberikan sosialisasi, dan menyiagakan tim siaga parkir.

"Kalau event ada pengunjung yang banyak, terjadi kemacetan, kita antisipasi Jukir tidak melakukan pemungutan diluar ketentuan. Tim Siaga Parkir selain patroli keliling, kita siagakan di titik rawan seperti Masjid Zayed, Solo Safari, dan Taman Balaikambang," terangnya.

Selain itu, lima Posko lebaran yang diisi personel gabungan TNI, Polri, Dishub, BPBD, juga akan dibangun di Benteng Vastenburg, Terminal Tirtonadi, Tugu Makutho, Simpang Faroka, dan Jurug. Internal Dishub juga ada tim siaga parkir, PJU, Patroli Kota, dan pengendalian angkutan.

"BST kita jalan semuanya. Angkutan kawasan wisata sepur kluthuk, angkutan listrik beroperasi semua. Pemudik ke Solo, berwisata ke Solo bisa berbelanja di Kota Solo," pungkasnya.



(apl/alg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads