Hendak COD HP, Pria Semarang Dikeroyok Pemabuk di Pasar Kobong

Hendak COD HP, Pria Semarang Dikeroyok Pemabuk di Pasar Kobong

Muhammad Iqbal Al Fardi - detikJateng
Selasa, 06 Okt 2026 20:18 WIB
Ilustrasi pengeroyokan sejoli usai nobar
Ilusrtrasi pengeroyokan. Foto: Dok.Detikcom
Semarang -

Seorang pria bernama M. Taufiqurahman diduga menjadi korban pengeroyokan di Pasar Kobong, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, hingga hidungnya patah. Kasus tersebut kini telah diadukan ke polisi.

"Nggih (iya), sudah aduan di polsek. Sementara masih proses untuk pemanggilan saksi-saksi untuk riksa," kata Kapolsek Semarang Timur, Iptu Partin, melalui pesan singkat kepada detikJateng, Selasa (6/10/2026).

Adapun pengeroyokan itu terjadi pada Kamis (1/10/2026) malam. Taufiq saat itu pergi ke Pasar Kobong untuk bertransaksi handphone.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat itu Taufiqurahman datang ke kawasan Pasar Kobong untuk melakukan transaksi COD handphone sekitar pukul 23.00 WIB," kata ayah korban, M. Yasin, dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Selasa (6/10/2026).

ADVERTISEMENT

Di lokasi kejadian ketika itu terdapat sekitar empat orang yang diduga mabuk. Korban yang saat itu sedang mencari orang yang akan melakukan transaksi ternyata bertemu tatap dengan gerombolan tersebut.

"Di lokasi terdapat sekitar empat orang yang diduga dalam kondisi mabuk. Saat sedang mencari orang yang akan melakukan transaksi, Taufiqurahman kemudian dianggap melihat salah seorang dari mereka," ucapnya.

"Salah seorang dari kelompok tersebut kemudian menegur korban dengan ucapan, 'Nopo ndelok-ndeloki aku?' (Apa kok lihat-lihat?)," lanjutnya.

Lantas, Taufiq diduga dipukul hingga dikeroyok. Yasin mendapat laporan dari teman korban bahwa anaknya mendapat masalah.

"Setelah itu Taufiqurahman langsung dipukul hingga mengalami pengeroyokan," terangnya.

Yasin pun langsung menuju Pasar Kobong. Dia mendapati anaknya dalam keadaan terkapar dan tidak sadarkan diri.

"Kemudian segera dibawa ke RS Panti Wilasa Citarum untuk mendapatkan pertolongan medis," imbuh Yasin.

Keluarga korban kemudian mengadukan kejadian tersebut ke Polsek Semarang Timur pada hari ini. Yasin berharap polisi bisa mengusut kasus itu.

"Kami berharap polisi mengusut pelaku yang mengeroyok anak saya," ujar Yasin.



(alg/apl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads