3 Fokus Kapolda Jateng Irjen Roy Hardi, Tindak Tegas Pidana-Responsif

3 Fokus Kapolda Jateng Irjen Roy Hardi, Tindak Tegas Pidana-Responsif

Arina Zulfa Ul Haq - detikJateng
Selasa, 06 Okt 2026 13:04 WIB
Kapolda Jateng baru, Brigjen Roy Hardi Siahaan (kiri) di Mapolda Jateng, Semarang, Selasa (6/10/2026).
Kapolda Jateng baru, Irjen Roy Hardi Siahaan (kiri) di Mapolda Jateng, Semarang, Selasa (6/10/2026). Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng
Semarang -

Irjen Roy Hardi Siahaan resmi menjabat sebagai Kapolda Jawa Tengah menggantikan Irjen Ribut Hari Wibowo. Roy menyampaikan tiga fokus yang akan dijalankannya dalam memimpin Polda Jateng.

"Kita lanjutkan setiap program dan kebijakan yang telah berjalan baik. Kita evaluasi yang masih kurang. Kita perbaiki bersama dan kita hadirkan inovasi yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat," kata Roy saat menyampaikan amanatnya, Selasa (6/10/2026).

Amanat tersebut disampaikan Roy dalam Upacara Serah Terima Pataka Polda Jateng Maneka Tunggal Dharma dan Prosesi Penyambutan Kedatangan Kapolda Baru serta Farewell Kapolda Lama di Mapolda Jateng, Kota Semarang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam acara itu, dilakukan penyerahan Pataka Polda Jateng Maneka Tunggal Dharma dari Ribut kepada Roy. Dalam amanatnya, Roy menyampaikan, ada tiga fokus yang akan menjadi kebijakannya di Jateng.

ADVERTISEMENT

"Saya akan bertindak tegas terhadap segala tindak pidana yang sangat meresahkan masyarakat," ujarnya.

Fokus kedua, Roy menekankan pentingnya sikap humanis terhadap kelompok rentan. Dia menyebut perempuan dan penyandang disabilitas sebagai kelompok yang harus mendapatkan perhatian dan perlindungan.

"Di sisi lain, saya juga harus bersikap humanis terhadap mereka yang kaum rentan. Apakah itu perempuan, apakah itu yang disabilitas, maupun mereka-mereka yang dianggap kaum lemah," ucapnya.

Fokus ketiga yakni mempercepat respons terhadap laporan dan pengaduan masyarakat. Roy mengatakan, polisi harus hadir ketika masyarakat membutuhkan pertolongan.

"Yang penting adalah kami akan mencoba 110 yang saya ada sebagai laporan adalah sebagai satu panutan daripada bagaimana masyarakat mau kita ayomi, mengakomodir apa yang menjadi kepentingan masyarakat. Itu harus kita lakukan," tuturnya.

Roy juga menekankan pentingnya langkah pencegahan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dia menjelaskan, polisi tak hanya bergerak setelah tindak pidana terjadi, tetapi juga harus mengantisipasi potensi gangguan sejak awal.

"Saya melihat bahwa masyarakat di Jawa Tengah adalah masyarakat yang baik sebenarnya. Oleh karena itu kita nggak mau ada pihak-pihak yang nanti mau mengotori wilayah Jawa Tengah jadi tidak baik," katanya.

"Sekaligus mohon saya diterima di Jawa Tengah sebagai warga Jawa Tengah sekaligus juga sebagai Kapolda Jawa Tengah," lanjutnya.

Sementara itu, Irjen Ribut berpamitan usai memimpin Polda Jateng selama sekitar 2 tahun 3 bulan. Penyerahan Pataka Polda Jateng kepada Roy menandai berakhirnya masa kepemimpinannya di Jateng.

"Alhamdulillah dalam 2 tahun 3 bulan kepemimpinan saya di Jawa Tengah kita bisa melewati dinamika situasi di Jawa Tengah dengan aman dan kondusif," ujarnya.

"Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya atas segala keterbatasan kami, atas segala kekurangan, atas segala kekhilafan, tutur kata yang tidak berkenan," lanjutnya.

Ribut kemudian menyampaikan keyakinannya bahwa Roy akan mampu melanjutkan kepemimpinan Polda Jateng. Ia yakin Polda Jateng akan jauh lebih diterima oleh masyarakat, lebih berprestasi, dan jauh lebih bisa untuk memenuhi harapan masyarakat.

"Pak Kapolda baru akan segera memperbaiki, akan langsung speed 100 untuk hal-hal yang dulu belum sempat diselesaikan," ucapnya.

Ribut juga berpesan kepada jajaran Polda Jateng untuk menjaga kehormatan pataka, soliditas, integritas, serta kepercayaan masyarakat.

"Polda Jawa Tengah tidak memiliki Superman tapi Polda Jawa Tengah memiliki super tim yang siap membantu dan mendukung 100 persen, 200 persen kepemimpinan Pak Kapolda yang baru," pungkasnya.

Sementara itu Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Yuliyanto, mengatakan Irjen Ribut Hari Wibowo mendapat penugasan baru sebagai Wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Wakalemdiklat) Polri.

"Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tanggal 2 Oktober 2026, terjadi pergantian jabatan Kapolda Jawa Tengah dari Irjen Pol Ribut Hari Wibowo kepada Irjen Pol Roy Hardi Siahaan," kata Kombes Yuliyanto dalam keterangan tertulis, Senin (5/10) malam.

"Dalam mutasi tersebut, Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo mendapat penugasan baru sebagai Wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Wakalemdiklat) Polri. Sementara Irjen Pol. Roy Hardi Siahaan dipercaya mengemban amanah sebagai Kapolda Jawa Tengah," sambungnya.



(dil/afn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads