Satu unit truk tronton bermuatan biji jagung terguling di Flyover Ganefo, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak. Muatannya pun tumpah hingga menutup jalan. Begini detik-detik kejadiannya menurut sopir yang melaju di belakang truk tersebut.
"Saya kan pantau langsung, seperti jet, wus gitu," kata saksi mata, Suripto (59) kepada detikJateng di lokasi kejadian, Senin (5/10/2026).
Suripto merupakan rekan kerja dari sopir truk yang mengalami kecelakaan itu. Mereka melaju beriringan dari Bojonegoro, Jawa Timur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Konvoi dua truk satu perusahaan, (kami) sama-sama nyopir bawa jagung dari Bojonegoro. Jadi posisi saya di belakangnya persis," ujar Suripto.
Sebelum kecelakaan itu terjadi, kedua truk itu mengisi solar di Grobogan sekitar pukul 03.30 WIB tadi. Suripto sempat meminta rekannya sesama sopir itu untuk beristirahat kalau mengantuk.
"Saya udah bilangin ngantuk tidur, dianya enggak respons. Tahu-tahu setelah habis nyolar, berhenti di sebelahnya travel. Saya kira mau istirahat, begitu saya mau bayar solar, dia udah pergi," ungkap Suripto.
Mengetahui truk barengannya itu tidak beristirahat, Suripto berupaya mengejar. Dia menyebut kecepatan truk saat itu cukup tinggi.
"Tahu-tahu enggak ada, udah (jarak) 100 meter kan saya enggak kelihatan. Saya kejar. Dia mungkin agak agak ini (tinggi) kilometernya, saya juga 60 tadi," ujar Suripto.
Kecelakaan kemudian terjadi di Flyover Ganefo Mranggen. Suripto saat itu melihat truk itu celaka dan terguling hingga terpal tpenutup muatan lepas bak layangan.
"Saya kira (muatan) enggak tumpah, lihatnya kan terpal yang lepas dulu terpal seperti layangan lah gitu," kata dia.
Suripto bersama kernetnya lalu mendekat dan mendapati tronton itu terguling dan muatannya tumpah hingga menutup jalan. Mereka lalu melakukan pembersihan.
"Saya langsung beresin biar motor bisa lewat, mobil kecil bisa lewat. Ya kurang lebih satu jam saya beresin sendirian sama kenek saya," terang Suripto.
Sopir tronton yang terguling itu kemudian dievakuasi dan beristirahat di truk yang dikemudikan Suripto.
"Tadi begitu pas sopir ditaruh mobil saya, saya tengokin dia agak nge-blank," ucap Suripto.
Suripto menambahkan, saat ini ada tronton kosong dari perusahaannya yang meluncur ke lokasi untuk mengevakuasi muatan jagung yang tumpah. Saat ini tronton itu sedang dalam perjalanan.
"Ini mau langsung dipok. Mobil sedang meluncur ke tol dari Tegal sampai ke Semarang," kata Suripto.
Terpisah, Anggota Unit Gakkum Sat Lantas Polres Demak, Bripka Nurhamid Afandi membenarkan bahwa proses evakuasi tronton itu akan diawali dengan pemindahan muatan biji jagung ke truk lain. Setelah itu akan tronton akan dievakuasi menggunakan truk derek.
"Nanti nunggu truk, informasinya akan tiba siang, sekarang sudah perjalanan. Kemudian kita evakuasi pakai derek," ucap Afandi.
Sementara itu Kanit Lantas Polsek Mranggen Aiptu Khaeron mengatakan pekan ini sudah ada tiga kecelakaan yang terjadi di Flyover Ganefo. Semuanya menabrak pembatas pinggir.
"Minggu ini sudah tiga kali. Semuanya nabrak pinggir ini tapi microsleep. Saya sudah usul ditambahkan penerangan jalan, tapi belum dikerjakan," kata Khaeron.
Pantauan detikJateng di lokasi pukul 11.30 WIB, truk tronton putih bernomor polisi G 8380 OF itu berada di mulut flyover sisi timur. Truknya terguling ke arah utara.
Satu jalur dari arah Semarang menuju Grobogan telah terbuka, setelah muatan yang tumpah berhasil dibersihkan. Petugas melakukan buka tutup jalur untuk mengurai kemacetan.
Sisa-sisa biji jagung di jalan juga cukup menghambat para pemotor yang lewat. Tampak ada pemotor yang sempat terjatuh karena terpeleset biji jagung.
Saat ini dua unit truk evakuasi telah dikerahkan. Satu truk tampak berupaya mengangkat tronton yang terguling untuk menumpahkan biji jagung.
Sejumlah orang tampak menyekop biji jagung yang masih tersisa dari dalam tronton. Muatan itu kemudian dimasukkan ke dalam karung-karung berwarna hijau.
Diberitakan sebelumnya, truk bermuatan biji jagung terguling di Flyover Ganefo, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak. Arus lalu lintas di sekitar lokasi dibuka tutup akibat peristiwa ini.
"Terjadi kemacetan di Flyover Ganefo karena truk bermuatan biji jagung terguling," kata Anggota Unit Gakkum Sat Lantas Polres Demak, Bripka Nurhamid Afandi saat ditemui detikJateng di lokasi, Senin (5/9/2026).
Afandi menerangkan, peristiwa ini terjadi pukul 03.30 WIB tadi. Muatan biji jagung yang tumpah sempat menutup seluruh jalur.
"Muatan tadi nutup jalur semua, setelah dibersihkan bisa terbuka satu jalur sekitar jam 06.00 WIB," ujar Afandi.
Polisi menduga kecelakaan terjadi karena pengemudi mengantuk. Hal tersebut membuat truk menabrak median jalan hingga terguling.
"Sopir kemungkinan ngantuk, menabrak median jalan dan terbalik," ucap Afandi.
Afandi menyebut rekayasa arus lalu lintas yang kini diterapkan adalah buka tutup jalur. Ia juga mengimbau masyarakat dapat melewati jalur alternatif untuk mengurai kemacetan.
"Arus lalu lintas kita buka tutup. Dialihkan juga pengendara bisa melewati jalur dalam Desa Kembangarum," jelas Afandi.
Afandi mengungkapkan awalnya kondisi pengemudi tronton baik-baik saja. Namun dia kemudian mengeluh sakit dan kini dilarikan ke rumah sakit.
"Kondisi sopir tadi ndak papa, kemudian mengeluh ada sakit langsung dibawa ke RT Pelita untuk dilakukan perawatan," kata Afandi.
