LH (33) sopir truk warga Semampir, Surabaya, Jawa Timur diamankan Unit Gakkum Sat Lantas Polresta Klaten karena menabrak pasutri hingga tewas. Keduanya JN dan AS tertabrak saat mengganti ban mobil di Jalan Tol Jogja-Solo, ruas Kecamatan Karanganom, Klaten.
"Pas mau sampai lokasi (kecelakaan) posisi saya itu sudah agak ngantuk. Dan kejadiannya pas derr itu cepat," tutur LH kepada detikJateng di Unit Gakkum Sat Lantas Polresta Klaten di sela pemeriksaan, Senin (5/10/2026) siang.
Dikatakan LH, dirinya berangkat dari Surabaya dengan tujuan Cilacap untuk mengambil aspal. Saat masuk tol Jogja-Solo, kondisi jalan sepi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya dari Surabaya sendiri. Posisi saat itu jalan itu sepi, penerangannya itu kurang," ungkap LH.
Sekitar pukul 03.00 WIB, lanjut LH, dirinya melintas di lokasi kejadian. Sempat terlihat ada mobil tetapi truk sudah sulit dikendalikan karena jarak terlalu dekat.
"Ya kelihatan ada mobil itu sudah dekat. Saya banting kanan gak nyampe, ngerem juga gak nyampe" katanya.
Setelah itu, sambung LH, dirinya sempat berhenti dan turun untuk mengecek apa yang tertabrak. Ternyata kedua korban sudah tidak bergerak.
"Turun, lihat kok sudah tidak bergerak. Takut dan panik karena saya sendiri, saya terus," jelasnya.
"Saya balik (ke Surabaya ) lewat bawah. Sempat kepikiran mau lapor tapi aspal harus saya antar dulu, makanya saya ndak pergi," terangnya.
Kanit Gakkum Sat Lantas Polresta Klaten Iptu Ryan Dwi Prabowo mengatakan sopir hanya seorang diri saat kejadian. Truk mau muat aspal.
"Truk mau muat aspal kata sopirnya. Sendiri (tidak ada kernet)," ungkap Ryan kepada detikJateng.
Sebelumnya diberitakan, polisi menangkap sopir truk pelaku tabrak lari yang menewaskan pasangan suami istri inisial JN dan AS warga Cilandak, Jakarta, di jalan tol Jogja-Solo ruas Karanganom, Klaten. Pasutri itu tertabrak saat mengganti ban mobilnya yang kempes.
"Kejadiannya (kecelakaan) Jumat pagi (2/10) pukul 03.00 WIB di Km 16. Mendapat informasi, kita langsung mendatang lokasi," ungkap Kanit Gakkum Sat Lantas Polresta Klaten Iptu Ryan Dwi Prabowo saat ditemui detikJateng di kantornya, Minggu (4/10/2026) sore.
Ryan mengatakan, penyidik kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan penyelidikan dengan menyisir rekaman CCTV. Dari serangkaian data yang diperoleh, akhirnya polisi menemukan pelat nomor truk tersebut.
"Ditemukan lokasi pelat nomor di Surabaya, tapi kendaraan telah dijual, sehingga kita lidik lagi. Ditemukan truk di perusahaan, juga di Surabaya. Sabtu (3/10) malam kita berangkat ke Surabaya," ujar Ryan yang baru tiba dari Surabaya.
Malam itu juga truk beserta sopirnya diamankan di lokasi perusahaan tersebut. Keesokan harinya, Minggu (4/10) pagi, sopir dan truk itu dibawa ke Mapolresta Klaten.
"Minggu pagi tadi kita bawa ke Klaten. Diamankan satu orang, sopir. Untuk truknya muat aspal, tapi saat kejadian kosong, baru mau ambil muatan," ungkap Ryan.
Ryan mengungkapkan, sopir itu berinisial LH (33) warga Semampir, Surabaya, Jawa Timur. Saat kejadian, sopir truk itu melaju sendirian alias tanpa kernet atau sopir cadangan.
''Yang bersangkutan kooperatif. Dari pengecekan ada sisa sedikit benturan di bagian depan dan sisa serpihan daging di pengaman mesin," ungkap Ryan.
"Saat ini sopir dan truk sudah di Unit Gakkum, sambil jalan nanti kita mintai keterangan," imbuhnya.
