Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Landoh, Kecamatan Sulang, Rembang, terbakar pagi tadi. Api diduga berasal dari sampah baru yang masuk ke TPA dan kemungkinan dipicu puntung rokok.
Kepala UPT TPA Landoh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rembang, Agus Triono, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Api pertama kali diketahui petugas yang berjaga di lokasi.
"Terjadi jam 05.00 pagi. Ada percikan api yang disebabkan dari sampah baru. Mungkin ada puntung rokok atau semacamnya yang terangkut bersama sampah baru," kata Agus saat diwawancarai di lokasi, Kamis (1/10/2026).
Api kemudian membesar karena kondisi cuaca panas dan angin cukup kencang. Kobaran api juga merambat ke rumput kering di sekitar area penimbunan sampah.
"Yang terbakar di titik sebelah selatan sisi timur. Sampai meluas karena rumputnya sudah kering semua, jadi gampang menyebar," ujarnya.
Area yang terbakar berada di sisi tenggara TPA Landoh. Luas area penimbunan sampah tersebut sekitar 1,9 hektare.
Petugas TPA langsung berkoordinasi dengan Damkar Rembang setelah mengetahui kebakaran. Dua unit mobil pemadam dan lima unit tangki dikerahkan untuk memadamkan api.
Pemadaman juga dibantu Yonif 888 TNI AD dengan satu unit pemadam dan satu unit tangki. Petugas melakukan pemadaman sekaligus pendinginan di lokasi.
Satu unit ekskavator juga digunakan untuk mengurai dan meratakan timbunan sampah. Langkah itu dilakukan agar bara api di bagian dalam timbunan bisa dijangkau petugas.
"Alhamdulillah sudah dilakukan pemadaman dan juga sudah pendinginan. Kebakarannya sudah tertanggulangi, artinya api sudah terkendali," jelas Agus.
Namun, proses pemadaman terkendala ketersediaan air. Saat ini kondisi kemarau membuat petugas harus mengambil air dari sejumlah titik.
"Kalau kendalanya di air. Kalau di musim kemarau kayak gini, pengambilan air di GOR juga ada sebagian, terus di Damkar juga ada untuk pengambilan airnya," ungkapnya.
Agus mengatakan pengelola TPA telah memiliki standar operasional prosedur (SOP) untuk penanganan kebakaran. Alat pemadam api ringan (APAR) juga tersedia lima unit di kantor dan pos TPA.
"Kalau untuk api atau kebakaran yang kecil kita bisa mengatasi sendiri. Kalau sudah membesar dan meluas, kita harus segera koordinasi sama Damkar," tandasnya.
Pantauan detikJateng di lokasi pada hari ini pukul 10.00 WIB, api telah berhasil dikendalikan. Petugas masih melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kebakaran.
Simak Video "Video: Trailer-Tronton Tabrakan di Pantura Rembang, Timpa Dua Motor"
(apu/afn)