Identitas Kerangka Manusia di Dekat Gardu Induk Pedan Terungkap

Identitas Kerangka Manusia di Dekat Gardu Induk Pedan Terungkap

Achmad Husain Syauqi - detikJateng
Minggu, 27 Sep 2026 18:04 WIB
Evakuasi kerangka di lahan kosong timur gardu induk GITET Pedan, Klaten, Minggu (27/9/2026).
Evakuasi kerangka di lahan kosong timur gardu induk GITET Pedan, Klaten, Minggu (27/9/2026). (Foto: Achmad Husain Syauqi/detikJateng)
Klaten -

Misteri penemuan kerangka manusia di lahan kosong timur gardu induk GITET Pedan, Desa Troketon, Kecamatan Pedan, Klaten akhirnya terungkap. Kerangka itu merupakan kakek S (70) warga Desa Kurung, Kecamatan Ceper yang hilang lima bulan yang lalu.

"Dari keterangan keluarga, korban berinisial S, meninggalkan rumah kurang lebih 5-6 bulan yang lalu. Pengakuan keluarga, saat hilang belum dilaporkan ke kepolisian," jelas Kapolsek Pedan AKP Nyoto kepada wartawan di kantornya, Minggu (27/9/2026) siang.

Dijelaskan Nyoto, mulanya Polsek mendapatkan informasi ada penemuan kerangka. Polsek kemudian bersama piket dan Inafis Polresta Klaten ke lokasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kemudian bersama Inafis ke lokasi, setelah dilakukan olah TKP dan informasi tersebar, ada warga yang mengaku itu (kerangka) adalah salah satu anggota keluarganya. Kerangka dikenali dari sisa kaus dan celana kolornya," kata Nyoto.

Dari hasil pemeriksaan dokter Puskesmas dan Inafis, sebut Nyoto, kerangka ditemukan masih lengkap 90 persen. Dari kesepakatan dengan keluarga kerangka diserahkan untuk dikebumikan.

ADVERTISEMENT

"Dari kesepakatan dengan pihak keluarga, kerangka diserahkan untuk dikebumikan. Dari pihak keluarga sudah menyatakan menerima sebagai musibah," ungkap Nyoto.

"Dari keterangan keluarga almarhum ini sering linglung, pernah hilang kemudian ditemukan, ini terulang lagi," pungkas Nyoto.

Kadus I Desa Kurung, Kecamatan Ceper, Srihadi menjelaskan kerangka dikenali dari kaus yang ditemukan di kerangka. Kaos bertuliskan Bodronoyo tersebut merupakan kaos paguyuban warga.

"Itu kan kaos paguyuban warga Dukuh Karang Kadempel, Desa Kurung. Pergi dari rumah itu tanggal 22 Maret 2026 setelah Lebaran," katanya.

Menurut Srihadi, sejak hilang itu warga sudah mencoba mencari ke berbagai lokasi, termasuk di Desa Troketon, tapi tidak ketemu.

"Waktu itu sempat dicari banyak warga, terlihat di Troketon tapi tidak ketemu. Pergi sudah berulang kali, pernah ditemukan di Cawas, Trucuk, bahkan Banmati, Sukoharjo," ungkap Srihadi.

"Memang kondisinya sudah tua, ingatan kurang, sakit dan tidak pamit pergi. Ini pergi yang paling lama," pungkas Srihadi.

Pantauan detikJateng sekitar pukul 15.40 WIB kerangka diserahkan kepada keluarga disaksikan perangkat desa. Sebelumnya dilakukan pemeriksaan oleh dokter Puskesmas dan Inafis Polresta Klaten.

Polsek mendatangkan anak kandung korban untuk menyerahkan kerangka. Setelah keluarga menerima dan menandatangani surat pernyataan, kerangka diantar ambulan relawan Pedan ke rumah duka.

Diberitakan sebelumnya, warga Desa Troketon, Kecamatan Pedan, Klaten digegerkan dengan penemuan kerangka manusia. Kerangka manusia tersebut ditemukan di lahan kosong sebelah timur gardu induk GITET Pedan, Klaten.

"Tadi itu sekitar pukul 11.30 WIB saya kerja di ladang, ponakan saya bilang ada tengkorak di situ," ungkap saksi Suyono (39) warga yang pertama mendapatkan laporan kepada detikJateng di lokasi, Minggu (27/9/2026) siang.

Dijelaskan Suyono, mendapatkan laporan itu dirinya dan beberapa orang warga yang menggarap ladang langsung bergegas ke lokasi. Setelah dicek betul ada tengkorak dan kerangka.

"Ternyata ada tengkorak lalu saya foto dan video. Saya laporkan ke Pak Widodo, perangkat desa," jelas Suyono.

Lihat juga Video 'Kerangka di Boalemo Ternyata Wanita Diduga Korban Pembunuhan':

(aku/aku)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads