Penjelasan Anak Soal Viral Klinik Layani Pasien Meski Dokter Meninggal

Penjelasan Anak Soal Viral Klinik Layani Pasien Meski Dokter Meninggal

Arina Zulfa Ul Haq - detikJateng
Sabtu, 26 Sep 2026 20:07 WIB
Lokasi praktek yang mengatasnamakan dr Agus Sukamto SpKK di Jalan Kaligarang, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Kamis (24/9/2026).
Lokasi praktek yang mengatasnamakan dr Agus Sukamto SpKK di Jalan Kaligarang, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Kamis (24/9/2026). Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng
Semarang -

Keluarga dr Agus Sukamto SpKK buka suara terkait nama sang dokter yang masih terpampang di Apotek Besen Kaligarang meski telah meninggal satu tahun silam. Keluarga mengaku tak tahu nama dr Agus Sukamto masih dipasang di apotek.

"Jadi sejak dr Agus meninggal karena kanker prostat, ketika meninggal pihak keluarga sudah putus dengan apotek," kata anak dr Agus, Agung Prasetyo melalui pesan kepada detikJateng, Sabtu (26/9/2026).

Ia menyebut, keluarga dr Agus Sukamto kini telah berada di Cirebon dan tak memiliki gedung apotek tersebut. Setelah meninggal pun tak ada praktik yang mengatasnamakan dr Agus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Otomatis nggak praktik, nomor handphone-nya pun dibawa keluarga dan sekarang sudah dibalik nama orang lain. Sehingga keluarga tidak tahu," ucapnya.

"Karena dr Agus bukan pemilik tempat itu. Apotek itu juga bukan milik keluarga dr Agus. Atau mungkin pasien nggak periksa tapi mau melanjutkan membeli obat, bawa resep lama, dan diladeni pihak apotek. Kami nggak tahu," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

Ia menyebut, biasanya juru parkir apotek akan menyampaikan kepada pasien yang datang bahwa dr Agus telah meninggal, sehingga tak ada praktek dokter.

"Ibu juga kondisinya lagi sakit ini. Kita nggak tahu, mungkin tempat itu disediakan oleh pihak apotek," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, kabar tentang seorang dokter spesialis kulit dan kelamin (SpKK) di Semarang sudah meninggal sejak tahun lalu tapi kliniknya masih melayani pasien atas nama dokter itu jadi viral di media sosial. Begini kondisi terkini klinik tersebut serta pengakuan salah satu pasiennya.

Diketahui, kabar itu viral usai diunggah akun X Kang Bahar. Unggahan itu menampilkan berita lelayu seorang dokter SpKK yang merupakan seorang alumni PPDS FK Undip angkatan 1986.

"Ada modus baru. Seorang dokter kulit senior ternyata sudah meninggal, tapi pasien-pasiennya gak tahu. Banyak pasien yang masih datang buat periksa dan ketemu asistennya," tulis akun tersebut, dikutip pada Kamis (24/9/2026).

Pihak polisi juga turun tangan. Namun dari penyelidikan sementara tidak ditemukan adanya bukti praktik menangani pasien sejak dr Agus Sukamto SpKK meninggal.

"Jadi untuk menindaklanjuti adanya berita viral adanya klinik yang masih melayani pasien, itu faktanya tidak benar," kata Wakasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKP Jumani saat dihubungi detikJateng, Jumat (25/9/2026).



(alg/alg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads