Viral Bocah 5 Tahun 'Nangkring' di Atap Genting Pringsurat Temanggung

Viral Bocah 5 Tahun 'Nangkring' di Atap Genting Pringsurat Temanggung

Eko Susanto - detikJateng
Kamis, 24 Sep 2026 19:58 WIB
Warga menunjukkan lokasi bocah naik genting.
Warga menunjukkan lokasi bocah naik genting. Foto: Eko Susanto/detikJateng
Temanggung -

Video seorang bocah laki-laki lima tahun 'nangkring' di atas genting atau wuwung viral di media sosial. Kejadian tersebut diketahui terjadi di wilayah Klepu, Pringsurat, Temanggung.

"Anak e sopo iki penek'an tekan nduwur," tulis akun instagram @kejadiantemanggung seperti dilihat detikJateng, Kamis (24/9).

Kemudian dalam video tersebut terdengar suara warga yang, 'ya allah, iki piye benekno. Tulung benekno, ya allah iki piye, ya allah'. Dalam video tersebut orang tersebut sambil melambaikan tangan.

Terkait dengan viralnya kejadian tersebut, ayah bocah AZ (5), Endro Pramito (41) menuturkan, saat kejadian di kampungnya tengah ada tetangga yang punya gawe.

"Kemarin anak saya, Rabu (23/9) itu kebetulan tetangga ada yang selesai hajatan. Baru bersih-bersih bongkar tratak. Kebetulan rumah yang punya hajat itu ada dua lantai," kata orang tua anak laki-laki, Endro Pramito kepada wartawan di rumahnya, Kamis (24/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



"Saya real belum tahu (kejadian sebenarnya), cuman sesuai dari naik genting sebelumnya dia masuk rumah. Lalu, mencari tangga otomatis naik. Di lantai 2 kan ada semacam buat menjemur kopi, biasanya gandengan dengan genting lompat dari situ," sambungnya.

Endro yang juga Kepala Desa Klepu mengatakan, saat kejadian sedang takziah di rumah warga dusun lainnya. Kemudian, istrinya sedang mengikuti rapat di Puskesmas dan anaknya ditunggui neneknya.

"Yang nunggu mbahnya kebetulan ada tamu. Anak itu karakternya suka lolos,ucul (keluar saat pintu rumah terbuka). Anak lari menuju ke keramaian yang habis punya hajat," imbuh Endro.

Saat itu, anaknya ditemukan sudah berada di atas genting rumah warga yang punya hajat tersebut. Endro menambahkan, anaknya sukanya memanjat, mainan ikan, dan sayur-sayuran.

"Hobi yang pertama manjat, menek," ujar dia.

Sementara itu, Partinah (51) warga Ungaran yang berada di rumah kakaknya mengatakan, melihat ada anak kecil yang masuk rumah, kemudian dicari sama neneknya. Menurutnya, lantai di rumah tersebut baru saja dipel sehingga ada bekas telapak kakinya.

"Saya mencari-cari sampai tiga kali, lemari dibuka nggak ada. Saya keluar di belakang rumah, (melihat) tahunya sudah di atas genting. Saya jerit-jerit (teriak-teriak). Takut (khawatir anaknya lompat), tapi diam, tenang," katanya.

Ia mengatakan, untuk menurunkan warga tidak pada berani. Kebetulan ada pekerja tratak yang tengah membongkar.

"Ya lama (proses menurunkan). Anak sini nggak berani, untung ada orang tratak. Yang menurunkan dua orang," imbuhnya.

"Anaknya nggak nangis, tenang, nggak apa-apa," ujarnya.

ADVERTISEMENT



Pihaknya menduga anak tersebut naik naik tangga menuju di lantai 2. Kemudian di lantai 2 ada pintu menuju teras.

"Anak lewat sini (terus ada tangga menuju lantai 2). Lewat tangga, lewat teras langsung naik sana (genting)," tambahnya.



(apl/apu)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads