Korban tewas tenggelamnya KM Virgo Transport asal Klaten, Bagus Mahendra (21) akan dimakamkan siang ini. Bagus gagal menjadi saksi pernikahan kakak perempuannya yang juga digelar siang ini.
"Kakaknya ya cuma nangis tadi, mungkin haru. Karena mestinya saksinya nikah itu ya Danang sama Bagus, tapi karena Bagus mau dimakamkan saksinya diganti anak saya,'' ungkap paman kedua korban, Hartanto (48) kepada wartawan di rumah duka usai ijab kabul di KUA, Rabu (23/9/2026) siang.
Dituturkan Hartanto, hari ini memang keluarga menikahkan kakak perempuan Bagus di KUA. Meskipun di rumah diadakan upacara duka cita tetapi pernikahan tetap dilakukan di KUA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya tetap dilangsungkan, saya tadi juga menunggu ijab kabul di KUA. Setelah itu saya selaku perwakilan keluarga terus pasrah ke pengantin cowok, baru ke sini (rumah duka),'' terang Hartanto.
Menurut Hartanto, yang menikah hari ini adalah kakak perempuan Bagus yang nomor dua atau adiknya Danang Yuliyanto (korban selamat). Pernikahan tetap dilaksanakan karena sudah sejak jauh hari direncanakan.
"Sebelum ada kapal tenggelam itu sudah dipastikan tanggal pernikahannya. Kebetulan kok pas hari ini, pas Bagus dibawa pulang untuk dimakamkan, kita juga tidak tahu," ungkap Hartanto.
"Jadi ya tetap dilaksanakan karena jadwal KUA. Di tempatnya cowok (ada resepsi) di sini tidak ada, tapi juga diminta ke sana semua, dekat kok cuma sekitar dua kilometer jaraknya, cuma beda desa," lanjut Hartanto.
Sebelumnya diberitakan, salah satu korban meninggal tenggelamnya kapal Virgo Transport asal Klaten, Bagus Mahendra (20) dipulangkan ke Klaten untuk dimakamkan. Para pelayat mulai berdatangan di rumah duka Dukuh Sidorejo, Desa Lumbung Kerep, Kecamatan Wonosari, Klaten.
"Hari ini dipulangkan dan akan dimakamkan. Informasi dari bapaknya jam 07.30 WIB baru mendarat dan jam 11.00 WIB nanti baru diberangkatkan dari Semarang," ungkap Pj Kades Lumbung Kerep, Kecamatan Wonosari, Rusdiyanto kepada wartawan di lokasi, Rabu (23/9) siang.
Dijelaskan Rusdiyanto, rencananya setelah sampai rumah duka jenazah akan dimakamkan di pemakaman Dukuh Sidorejo. Jaraknya sekitar 200 meter dari rumah duka.
"Jaraknya sekitar 200 meter dari rumah duka. Nanti ada upacara dulu sebentar karena untuk memastikan disalatkan dulu," terang Rusdiyanto.
Menurut Rusdiyanto, kabar ditemukannya Bagus diterima pemerintah desa pada Selasa (22/9) pukul 09.00 WIB. Informasi datang dari Basarnas.
" Dapat informasi dari rekan Basarnas jika ditemukan jenazah identik dan cocok dari mas Bagus itu," pungkas Rusdiyanto.
