Sopir Mobil Putih Viral Halangi Ambulans Bawa Pasien Kritis di Solo Minta Maaf

Sopir Mobil Putih Viral Halangi Ambulans Bawa Pasien Kritis di Solo Minta Maaf

Agil Trisetiawan Putra - detikJateng
Senin, 21 Sep 2026 23:56 WIB
Tangkapan layar video ambulan dihalangi mobil di Jalan Yos Sudarso, Kota Solo, Senin (21/9/2026).
Tangkapan layar video ambulan dihalangi mobil di Jalan Yos Sudarso, Kota Solo, Senin (21/9/2026). Foto: Dok. Wirawan
Solo -

Viral ambulans yang tengah membawa pasien kritis dihalangi mobil putih di Jalan Yos Sudarso, Kota Solo. Sopir mobil BYD itu terungkap berinisial S (79), warga Sanggrahan, Grogol, Sukoharjo, dengan polisi menjatuhkan sanksi tilang kepadanya.

"Betul (sopir BYD kena sanksi tilang). Kita berikan sanksi sesuai aturan," kata Kanit Gakkum Sat Lantas Polresta Solo, AKP Kurniawan Triatmojo, saat dihubungi detikJateng, Senin (21/9/2026).

Keberadaan mobil dan sopir itu diketahui oleh relawan ambulans yang lain saat melintas di simpang Gemblegan, Solo. Setelah itu, mobil BYD dan relawans ambulan Saber melakukan mediasi di Sat Lantas Polresta Solo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketua Relawan Saber, Wirawan, mengatakan dalam mediasi itu, sopir BYD mengaku tidak mendengar suara sirine mobil ambulans yang melaju di belakangnya, sehingga tidak memberi jalan untuk ambulan lewat. Dia menyampaikan sejumlah hal kepada S.

ADVERTISEMENT

"Tadi kita sampaikan jangan terulang lagi. Kalau memang sudah tidak layak untuk berkendara jangan memaksakan diri. Ibarat suara sirine ambulans sekencang itu saja tidak mendengar, apalagi klakson sepeda motor. Yang kedua, tentunya (mengemudi dalam keadaan seperti itu) membahayakan pengguna jalan yang lain," kata Wirawan, saat dihubungi detikJateng.

Dalam mediasi itu, Wirawan menyarankan bagi pengemudi mobil BYD itu untuk memakai sopir atau menggunakan transportasi umum seperti ojek online. Selain itu, disarankan juga menggunakan alat bantu dengar.

"Gunakan lajur kiri apabila terpaksa berkendara, agar tidak mengganggu arus pengendara lain," ucapnya.

Kedua belah pihak kemudian membuat surat pernyataan. Wirawan juga memberikan video permintaan maaf S kepada sopir ambulans akibat kejadian tersebut.

"Sakderenge kulo nyuwun pangapunten. Kulo sakestu mboten gawe-gaweke. Kulo mboten mireng saestu, demi Allah. Kulo pangampunten. Kulo nyuwun lego lilo, gede pangapurane sampeyan, mugi sampeyan diparingi keberkahan kaleh maha kuasa. Kulo mboten gawe-gaweke, kulo sampun sepuh, mboten sengojo, kulo jalan kulo pikir sampun aman (Sebelumya saya ingin meminta maaf. Saya benar-benar tidak sengaja. Saya tidak dengar, demi Allah. Saya minta maaf. Saya berharap Anda sekalian berkenan memaafkan saya, semoga Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan keberkahan. Saya benaran tidak sengaja, saya sudah tua, tidak sengaja. Saya jalan saya pikir sudah aman)," kata S, dalam video klarifikasi yang diberikan Wirawan kepada detikJateng.

Diberitakan sebelumnya, satu unit mobil putih diduga menghalangi laju ambulans yang tengah membawa pasien gawat darurat di Jalan Yos Sudarso, Kota Solo. Ketua relawan Saber sekaligus pengemudi ambulans, Wirawan, menyebut mobil itu bahkan sengaja melambat.

"Didahului tidak mau, malah sengaja nutup, ngerem-ngerem sengaja melambat. Saya ambil kiri sudah bisa jejer ada gerobak, dia tidak mau ngalah ngerem," kata Wirawan saat dihubungi detikJateng, Senin (21/9).

Lihat Video 'Momen Mobil Listrik Halangi Ambulans Bawa Pasien Kritis di Solo':



(apu/apu)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads