Seorang ibu dan bayinya yang berusia dua bulan tewas usai sepeda motor yang dinaikinya menabrak tembok sekolah di Purworejo. Diduga sepeda motor mengalami rem blong saat melintasi turunan tajam.
"Ada kejadian kecelakaan, info awal laka tunggal. TKP-nya di jalan Desa Penungkulan, samping SD Penungkulan. Motor mblandang (rem blong) terus nabrak tembok sekolahan, korban MD 2 yakni ibu dan bayinya yang masih 2 bulan," kata Kapolsek Gebang, AKP Sumarno, saat dihubungi detikjateng, Rabu (16/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sumarno mengatakan, peristiwa tersebut terjadi di jalan Desa Penungkulan, Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo, tepatnya di samping SD Penungkulan pada Rabu (16/9) sekitar pukul 10.00 WIB. Korban tewas bernama Kholiyah (39) dan putrinya Raihana Julia Akhira Putri yang masih berumur 2 bulan.
Sumarno menjelaskan turunan di lokasi kejadian dikenal curam dan rawan kecelakaan. Korban disebut membonceng motor yang dikendarai adiknya Muslihatun (29). Selain bersama putrinya yang tewas, korban juga menumpang motor itu bersama anaknya, AFA (3).
Nahas, setibanya di lokasi kejadian, sepeda motor matik Honda warna putih bernopol AA 2658 LZ yang dikendarai Muslihatun meluncur tak terkendali. Laju motor itu berhenti usai menabrak tembok SD.
Akibat kejadian itu, Kholiyah dan anaknya Raihana meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara Muslihatun dan AFA mengalami luka-luka.
"Kedua korban meninggal di lokasi kejadian," jelasnya.
Saat peristiwa itu terjadi, di sekolah masih ada kegiatan pengajian Maulid Nabi. Sehingga korban langsung tolong oleh guru dan warga untuk dibawa ke rumah sakit.
"Iya, pas istirahat skors pengajian Maulid Nabi sekolah. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit. Dua korban yang luka-luka sampai saat ini masih dirawat di RS Tjokronegoro Purworejo," imbuhnya.
Saat ini polisi masih mengusut pemicu kecelakaan tersebut. Olah tempat kejadian perkara (TKP) juga telah ditangani langsung oleh Unit Laka Satlantas Polres Purworejo.
