Kebakaran TPA Putri Cempo Solo Padam, Petugas Masih Sisir Titik Asap

Kebakaran TPA Putri Cempo Solo Padam, Petugas Masih Sisir Titik Asap

Tara Wahyu NV - detikJateng
Senin, 14 Sep 2026 15:08 WIB
Pemadaman TPA Putri Cempo blok B , Selasa (8/9/2026).
Pemadaman TPA Putri Cempo blok B , Selasa (8/9/2026). Foto: Dok. detikJateng
Solo -

Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Solo, dinyatakan sudah padam. Meski demikian, petugas gabungan masih melakukan penyisiran dan pendinginan karena sejumlah titik masih mengeluarkan asap tipis.

"Kalau padam, sudah. Titik apinya kan sudah enggak ada," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Solo, Indradi, di TPA Putri Cempo, Senin (14/9/2026).

Indradi menjelaskan, masih munculnya asap tipis dari sejumlah titik disebabkan proses pembusukan pada tumpukan sampah yang menghasilkan panas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau sampah itu di mana-mana pasti ada proses pembusukan yang menghasilkan suhu dan sebagainya. Tapi yang jelas, titik api sudah tidak ada. Titik asap tebal tidak ada, titik asap yang masih lembut-lembut masih ada," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Sementara itu Kepala Pelaksana BPBD Solo, Ari Dwi Daryatmo, mengatakan penanganan dan pengendalian kebakaran telah mencapai hampir 100 persen. Ari mengatakan, tim gabungan sebelumnya juga telah berhasil menjangkau area yang sulit diakses di Blok B sisi timur.

"Pertama, tentunya terkait dengan progres yang signifikan itu mencapai hampir 100 persen. Karena secara keseluruhan penanganan dan pengendalian titik api ini sudah bisa terkendali," kata Ari.

Menurutnya, masih terdapat potensi munculnya titik asap di Blok C dan Blok D. Untuk itu petugas masih melakukan penyuntikan air untuk memastikan titik-titik tersebut benar-benar telah padam.

"Untuk kondisi Blok C dan Blok D, ini memang sempat muncul titik asap. Sehingga memang masih perlu kita treatment untuk kita inject, karena memang ternyata masih ada potensi-potensi yang timbul ketika titik api ataupun titik asap itu muncul," jelasnya.

Ari menambahkan, petugas gabungan masih disiagakan di lokasi untuk mengantisipasi apabila kembali muncul titik asap maupun titik api. Meski tinggal pendinginan, Ari mengatakan status tanggap darurat masih berlaku hingga tanggal 16 September 2026. Diketahui, kebakaran di TPA Putri Cempo terjadi sejak Rabu (2/9/2026).

"Kita tetap sesuai jadwal kita, tanggal 16. Karena kita masih melakukan pembahasan ya. Untuk proses pembahasan ini mungkin kurang lebih ya sekitar sampai dengan tanggal 16 September," terangnya.

Ia mengatakan hari ini petugas melakukan penyisiran dari Blok B sebelah utara menuju Blok C. Kegiatan tersebut dilakukan sekaligus untuk memastikan proses pendinginan berjalan optimal.

"Kemarin kami sampaikan untuk di Blok B yang sebelah utara itu masih di angka 95 persen, dan hari ini sudah hampir di angka 100 persen," pungkasnya.



(apl/dil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads