Kebakaran Hutan Bukit Pertapan Bayat Klaten Belum Padam

Kebakaran Hutan Bukit Pertapan Bayat Klaten Belum Padam

Achmad Husain Syauqi - detikJateng
Minggu, 13 Sep 2026 22:08 WIB
Kebakaran di bukit Pertapan, Desa Kebon, Kecamatan Bayat, Klaten masih terlihat.
Kebakaran di bukit Pertapan, Desa Kebon, Kecamatan Bayat, Klaten masih terlihat. Foto: Achmad Husain Syauqi/detikJateng
Klaten -

Kebakaran hutan terjadi di kawasan Perhutani sekitar Bukit Pertapan Dukuh Konang, Desa Kebon, Kecamatan Bayat, Klaten sejak Sabtu (12/9) kemarin. Hingga hari ini, upaya pemadaman masih dilakukan.

"Hari ini sampai sore belum padam, ada yang naik memadamkan sejak siang. Kita khawatir karena rumah di bawah bukit," katanya Rahayu, warga Dukuh Konang, Desa Kebon, Kecamatan Bayat kepada detikJateng, Minggu (13/9/2026).

Pantauan detikJateng sekitar pukul 16.00 WIB, api di sekitar Bukit Pertapan masih terlihat dan asapnya mengepul di sekitar lima titik. Lokasinya berada di utara dan barat bukit sehingga terlihat jelas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Asap terlihat di hutan yang banyak jurang dengan kemiringan ekstrem. Saat api di bukit setinggi sekitar 160 meter itu belum padam, asap tebal terlihat di bukit Gunung Gajah yang berada di sisi timurnya. Kobaran api terlihat di dua titik di puncak bukit dengan asap tebal.

Satrio Budi, Asisten Perhutani Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (Asper KBKPH) Wonogiri yang membawahi Klaten menjelaskan penanganan di lapangan lokasi titik api terus dilakukan KRPH Cawas, BPBD Klaten, relawan dan elemen lain. Luasan sementara terbakar 12 hektare.

ADVERTISEMENT

"Luasnya 12 hektare. Penanganan secara manual dengan pembuatan ilaran atau sekat api dan digepyok," jelas Satrio kepada detikJateng saat dihubungi.

Menurut Satrio, kondisi medan banyak jurang dan curam sehingga membutuhkan waktu yang lama dan dimungkinkan masih terjadi kebakaran kembali karena ada beberapa pohon terbakar dengan posisi di sekitaran jurang yang sangat sulit terjangkau.

"Kemiringan jurang sekitar 80-90 derajat. Hari ini, Minggu terjadi kebakaran lagi akibat pohon yang terbakar roboh dan menimpa lokasi yang belum terbakar," ungkap Satrio.

Sementara Kades Gunung Gajah, Kecamatan Bayat, Yoyok Kartiko Cahyo menyatakan api mulai sore di wilayah desanya. Upaya pemadaman sedang dilakukan.

"Hutan di wilayah Desa Gunung Gajah. Ini sedang upaya pemadaman bersama warga dan relawan Gunung Gajah," jawabnya saat diminta konfirmasi detikJateng lewat ponsel.

Terpisah, Kepala Resort Pemangku Hutan Cawas, Heri Setya Utama mengatakan luas hutan terbakar di Desa Kebon sekitar 12 hektare. Untuk Desa Gunung Gajah sekitar empat hektare.

"Untuk Desa Gunung Gajah sekitar empat hektare. Ini upaya pemadaman masih kita lakukan bersama instansi lain dan masyarakat," jelas Heri.

Sebelumnya diberitakan, kawasan hutan di sekitar Bukit Pertapan Desa Kebon, Kecamatan Bayat, Klaten terbakar sejak Sabtu (12/9) kemarin. Api terlihat dari beberapa wilayah di sisi selatan.

"Tahunya (kebakaran) ya setelah maghrib tadi. Terutama kelihatan dari selatan, dari wilayah Kecamatan Bayat atau Wedi," ungkap Tri, seorang warga Bayat kepada detikJateng, Sabtu (12/9/2026) malam.

Dijelaskan Tri, lokasi kebakaran masuk wilayah Desa Kebon, Kecamatan Bayat. Di sekitar makam Minang Langse.

"Di sekitar makam Minang Langse kan itu disebut bukit Pertapan. Kalau dari arah Trucuk di kiri jalan tapi ini kan di puncak," katanya.

Supervisor Pusdalops BPBD Kabupaten Klaten, Indiarto menyatakan api mulai terdeteksi sekitar pukul 14.15 WIB kemarin. Menurut Indiarto, yang terbakar berupa semak dan sereseh pohon, terutama pohon jati. Penanganan dilakukan dengan cara manual.

"Pemadaman ini dengan cara manual karena tangki air tidak mungkin ke lokasi. Lokasi di kawasan Perhutani," ksts Indiarto.



(alg/alg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads