Tawuran Geng di Demak, 1 Pelajar Tewas

Tawuran Geng di Demak, 1 Pelajar Tewas

Ardian Dwi Kurnia - detikJateng
Kamis, 10 Sep 2026 17:51 WIB
ilustrasi tawuran
Ilustrasi tawuran. Foto: Ilustrasi oleh Mindra Purnomo
Demak -

Tawuran maut menewaskan pelajar terjadi di jalan Pulosari-Grogol, Desa Pulosari, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak. Satu orang tewas akibat luka tusuk.

"Korban inisial MSA, umur 15, pelajar MA An Nur Bakalrejo, Guntur, Demak. Alamat korban di Desa Donorejo, Kecamatan Karangtengah," kata Ps Kasi Humas Polres Demak, Iptu Rudi Tri Sayogo saat dihubungi detikJateng, Kamis (10/9/2026).

Rudi menjelaskan peristiwa ini terjadi pada Rabu (9/9/2026) sore. Tawuran ini dipicu saling tantang dari media sosial.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saksi 1 dengan akun Instagram 'Geng Bese Otomotif' menerima tantangan tawuran dari akun Instagram 'pelajar.sinting'. Kemudian saksi 1 mengumumkan di grup teman-teman sekolahnya dan mengatakan 'yang free siapa?' untuk ikut," ujar Rudi.

ADVERTISEMENT

Rudi menyebut kelompok Geng Bese Otomotif kemudian berangkat ke lokasi tawuran dengan jumlah sekitar lima orang. Sesampainya di lokasi, tawuran berbekal senjata tajam pun pecah.

"Sesampainya di sana kemudian terjadilah tawuran antara korban dan salah satu dari Geng Pelajar Sinting dengan sama-sama menggunakan celurit," ujar Rudi.

Nahas, korban tertusuk celurit pada bagian dadanya. Menurut Rudi, darah mengucur deras dari tubuh korban akibat peristiwa itu.

"Kemudian korban menerima tusukan celurit di bagian dada sebelah kiri. Korban mau membalas bacok tapi celurit yang digunakan korban patah dan terlempar ke parit kemudian darah mengucur deras di badan korban," terang Rudi.

Akibat peristiwa itu, dua orang yang juga terlibat tawuran satu kelompok dengan korban membawanya ke rumah sakit. Mereka sempat mengaku korban terluka karena kecelakaan.

"Pengakuan dari yang nganter itu kecelakaan. Tapi dokter yang jaga dari RS Charlie Hospital Karangtengah saat itu curiga karena luka yang diderita korban itu tidak menggambarkan sebuah kecelakaan," jelas Rudi.

Kejanggalan itu lalu dilaporkan oleh pihak rumah sakit kepada polisi. Rudi mengungkapkan korban yang sempat dirawat akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

"Karena hal itu pihak rumah sakit menghubungi kantor polisi terdekat yaitu Polsek Karangtengah. Setelah beberapa saat dilakukan pemeriksaan, korban meninggal dunia," kata Rudi.

Polisi kemudian melakukan olah TKP dan pendalaman terhadap kasus ini. Jenazah korban juga diautopsi.

"Selanjutnya sesuai dengan arahan Kasat Reskrim korban untuk dibawa ke RSUD Sunan Kalijaga Demak untuk dilakukan autopsi," pungkas Rudi.

Saat ini kasus tersebut masih terus didalami polisi. Sejumlah saksi juga masih dilakukan pemeriksaan.



(alg/ams)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads