Ratusan Siswa di Gembong Pati Mual-Diare, Diduga Keracunan MBG

Ratusan Siswa di Gembong Pati Mual-Diare, Diduga Keracunan MBG

Dian Utoro Aji - detikJateng
Rabu, 09 Sep 2026 12:32 WIB
Suasana di MTs Negeri 3 Pati maupun SMPN 1 Gembong, di mana ratusan muridnya diduga keracunan MBG, Rabu (9/9/2026).
Suasana di MTs Negeri 3 Pati maupun SMPN 1 Gembong, di mana ratusan muridnya diduga keracunan MBG, Rabu (9/9/2026). Foto: Dian Utoro Aji/detikJateng
Pati -

Ratusan siswa di 2 sekolah menengah pertama di Kecamatan Gembong, Pati, diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu makan bergizi gratis atau MBG. Ratusan siswa ini pun dievakuasi ke puskesmas dan rumah sakit.

"Lokasi ada 2 sekolah. MTs Negeri 3 Pati dan SMP Negeri 1 Gembong," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, Luky Pratugas Narimo, kepada wartawan saat ditemui di SMP Negeri 1 Gembong, Rabu (9/9/2026).

Lokasi dua sekolah itu berada di wilayah Kecamatan Gembong.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di SMP Negeri 1 Gembong terdapat 103 siswa dan 13 guru mengalami mual dan diare. Kemudian di MTs Negeri 3 Pati ada 127 siswa dan 30 guru yang mengalami mual dan diare setelah menyantap MBG.

Luky mengatakan mendapatkan laporan pertama pukul 09.00 WIB. Menurutnya laporan tersebut perihal dugaan keracunan usai menyantap MBG.

ADVERTISEMENT
Suasana di MTs Negeri 3 Pati maupun SMPN 1 Gembong, di mana ratusan muridnya diduga keracunan MBG, Rabu (9/9/2026).Suasana di MTs Negeri 3 Pati maupun SMPN 1 Gembong, di mana ratusan muridnya diduga keracunan MBG, Rabu (9/9/2026). Foto: Dian Utoro Aji/detikJateng

"Kami mendapatkan laporan sekira jam 09.00 WIB, informasi kami dapat awal merupakan dugaan keracunan MBG yang disajikan kemarin. Ini masih dugaan," jelasnya.

Untuk memastikan penyebab keracunan ini, kata dia, tim Dinas Kesehatan Kabupaten Pati melakukan penyelidikan. Akan tetapi hasilnya belum diketahui secara pasti.

"Tim kami masih melakukan penyelidikan lagi, kami belum bisa memastikan penyebabnya seperti apa. Kita tunggu penyelidikan epidemiologis seperti apa, hasil uji lab seperti apa," jelasnya.

Luky mengatakan terkait dengan jumlah siswa masih didata oleh Dinkes Pati. Para siswa yang mengalami mual dan diare dilarikan ke puskesmas dan sejumlah rumah sakit di Pati.

"Data belum, masih dinamis, belum bisa memastikan berapa jumlahnya. Data akan kami update berdasarkan sinkronisasi berdasarkan faskes yang ada di RSUD Soewondo, Mitra dan KSH," jelasnya.

Salah satu siswa Kelas 9, Zamroni, mengatakan menerima MBG pada Selasa (8/9) kemarin. Menunya berupa nasi bakar dan ayam suwir. Akan tetapi malam dan keesokan hari tadi mengalami mual dan sakit perut.

"Menu nasi bakar, di kelas ada 5 siswa. Sakit (ke) toilet tiga kali," ujarnya ditemui di lokasi.



(apu/ahr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads